Notification

×

Tag Terpopuler

Potensi Hujan Diprediksi 17-18 Oktober

Monday, October 14, 2019 | Monday, October 14, 2019 WIB Last Updated 2019-10-14T09:37:33Z
(foto/ist)
PALEMBANG, SP - Kualitas udara di Kota Palembang dinilai tidak sehat, maka Walikota Palembang menginstruksikan kepala PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs Negeri/Swasta untuk meliburkan para siswa mulai 14-16 Oktober.

Hal tersebut sesuai dengan surat edaran Nomor 45/SE/DISDIK/2019 tentang edaran kegiatan proses belajar mengajar terkait kabut asap terhadap kesehatan di kalangan pelajar. Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, berdasarkan grafik parameter keadaan udara di Kota Palembang pada 14 Oktober 2019 bahwa udara sangat membahayakan.

"Dikhawatirkan mengganggu kesehatan siswa maka sekolah diliburkan. Jika cuaca tetap tidka konduaif maka akan ada pemberitahuan lanjutan," ujarnya, Senin (14/10/2019).

Sementara itu jam kerja bagi tenaga pendidik dan kependidikan lainnya masuk kerja mulai pukul 09.00 sampai 15.00. Lantaran jam kerja berkurang dan dikhawatirkan pekerjaan tenaga pendidik dan kependidikan tidak maksimal maka pekerjaan tersebut harus dibawa pulang dan dikerjakan di rumah. 

Sementara itu berdasarkan laman resmi bmkg.go.id konsentrasi PM10 Kota Palembang mencapai 688 µgram/m3. BMKG Stasiun Meteorologi SMB II Palembang mencatat kabut asap 14 Oktober ini kondisi asap terkstrim di Palembang pada kemarau 2019. 

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II, Bambang Beny Setiaji mengatakan, total titik panas dengan tingkat kepercayaan di atas 80% untuk wilayah Sumsel sebanyak 260 titik. Titik panas terbanyak pada wilayah Kabupaten OKI 139 titik panas dan Kabupaten Banyuasin 67 titik panas. Kondisi ini menjadikan kondisi terekstrim selama berlangsungnya Karhutbunla dengan indikasi kuantitas dan jarak pandang yang terjadi.

"Intensitas Asap (Smoke) umumnya meningkat pada pagi hari (04.00-08.00 WIB) dan sore hari (16.00-20.00) dikarenakan labilitas udara yang stabil (tidak ada massa udara naik) pada waktu-waktu tersebut," katanya.


Jarak Pandang Terendah pada pagi hari tanggal 14 Oktober 2019 berkisar hanya 50-150 m dari jam 06.30-08.30 WIB dengan Kelembapan pada saat itu 95-96%. "BMKG tetap menghimbau untuk tidak melakukan pembakaran baik itu sampah rumah tangga maupun dalam pembukaan lahan pertanian/perkebunan, menganjurkan Sholat Istisqo seiring potensi hujan tanggal 17-18 Oktober 2019," jelasnya. (Ara).
×
Berita Terbaru Update