Notification

×

Tag Terpopuler

PUPR Klaim Siap Hadapi Musim Penghujan

Monday, October 14, 2019 | Monday, October 14, 2019 WIB Last Updated 2019-10-14T02:44:09Z

- Antisipasi Banjir di Akhir Oktober

PALEMBANG, SP - Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), musim hujan akan mulai terjadi pada minggu ketiga atau akhir Oktober. Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengklaim persiapan telah dilakukan mulai dari tim mobile 24 jam hingga perbaikan box culvert.

Kepala Dinas PUPR Kota Palembang melalui Kepala Bidang PSDA, Marlina mengatakan, pihaknya juga menargetkan agar semua kegiatan baik rutin maupun proyek untuk yang mendukung penanggulangan banjir segera dituntaskan. 

"Seperti Box culvert di Inspektur Marzuki,  drainase di Letkol Iskandar, drainase Lapangan Hatta dan drainase Sudirman (16 ilir) yang dikerjkan tahun ini selesai," katanya. 


PUPR sudah menyiapkan langkah antisipasi mulai memastikan kondisi pompa, kesiapan alat, kondisi di lapangan seperti sumbatan, sedimentasi di box culvert, hingga penuntasan pengerjaan terkait banjir. 

"Saat ini langkah - langkah ini sudah ada yang kita lakukan dan upaya ini akan ditingkatkan saat musim hujan terjadi" katanya, Minggu (13/10/2019). 

Marlina mengatakan, terkait upaya antisipasi tersebut, yakni menyiapkan dan memastikan bahwa pompa-pompa pengendali banjir berfungsi hidup dan penjaga pompa selalu berada di lokasi stasiun pompa.

Kemudian, memastikan box Culvert atau gorong-gorong atau jaringan sampah terutama di jalan - jalan utama dan titik banjir bebas dari sampah dan sedimentasi. Begitupun dengan siring gading atau lobang air atau tali air di median, trotoar dan pedestrian.

"Kami juga memonitor titik - titik langganan banjir pastikan tidak tersumbat, menghimbau pengawas rutin dan Pekerja Harian Lepas (PHL) rutin selalu standby 24 jam," 

Menurutnya, pihaknya meminta semua peralatan lengkap dan semua kendaraan seperti dump truck dan alat berat dalam kondisi baik dan siap operasional.  "Jadi kita tegaskan, tidak ada alasan rusak dan tidak ada BBM atau alasan lainnnya sehingga tidak operasional," ujarnya. 

Berkaca pada musim hujan tahun lalu, titik banjir terjadi seperti diantaranya depan Lorena, Damri Sukarame, Punti Kayu, KM 6, Simpang Polda, Jalan Dwikora, di depan lzzudin Demang Lebar Daun. Siti Khodijah, Poligon, Kenten, Basuki Rahmat, Mess Perwira Tridinanti, Jalan angkatan 45, Jalan Jendral Sudirman, Sekip, Rajawali, Bangau, M.Isa, Sekojo Ajendam, Pipareja, Kebun Bunga, Jalan Noerdin Pandji.

Selain itu juga, Pompanisasi Sungai Bendung yang sebentar lagi tuntas dinilai akan mengatasi banjir. Didukung dengan pemasangan enam pompa dengan masing-masing kapasitas pompa 6000 liter perdetik. Artinya 36.000 ribu liter perdetik akan disedot, otomatis tak ada lagi istilah banjir. 

"Nanti air dari Flyover Polda, PTC dan di Veteran akan dialirkan kesana. Ini akan jadi solusi mengatasi banjir," ujarnya. (Ara)
×
Berita Terbaru Update