![]() |
MUBA, SP - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lais tahun 2020 diselenggarakan di Gedung Serba Guna Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Senin (17/2/2020).
Hadir dalam kesempatan itu, Sekda Muba Drs H Apriyadi, Camat Lais Drs Deni Sukmana MSi, Perwakilan Bappeda Muba, anggota DPRD Muba Dapil IV, Kapolsek Lais, Koramil, Perangkat Daerah (PD), Kepala Desa, Sekdes, BPD, dan masyarakat.
Camat Lais Drs Deni Sukmana MSi mengatakan pelaksanaan Musrenbang Kecamatan merupakan wadah sekaligus proses perencanaan pembangunan untuk menjaring aspirasi dan kebutuhan masyarakat sesuai potensi dan permasalahan yang dihadapi di wilayah setempat.
"Kecamatan Lais merupakan pintu gerbang, oleh karena itu kami mencoba dengan musyawarah ini dapat bermanfaat dalam percepatan pengurangan kemiskinan melalui hilirisasi industri dan inovasi," jelasnya.
Lebih lanjut Deni mengatakan, Mayoritas warga kecamatan Lais adalah nelayan, selain itu juga dengan banyak dan luasnya perkebunan sawit di kecamatan Lais dapat dimanfaatkan untuk usaha masyarakat diantaranya yang telah dilakukan adalah membuat pakan ternak murah berkualitas, hal ini guna mendukung program pemerintah menuju masyarakat sejahtera yang sehat dan berpenghasilan menuju Muba Maju Berjaya.
Rudi Hartono SSos anggota DPRD Muba Daerah Pemilihan IV dalam kesempatan itu mengatakan, tugas fungsi dewan ada 3 yakni pembuatan Perda bersama bupati, pengawasan dan penganggaran, maka dalam kegiatan pengawasan ini dirinya bersama anggota DPRD lainya hadir guna persiapan penganggaran kedepan.
"Hasil Musrenbang atau semua usulan dari aspirasi ini akan ditindak lanjuti sesuai dengan kemampuan APBD Muba," pungkasnya.
Selain itu, anggota DPRD Muba yang biasa disapa Otong ini mengatakan untuk meningkatkan PAD kedepan pemerintah harus menggali berbagai potensi yang ada di Muba khususnya di Kecamatan Lais, salah satunya dengan menggiatkan objek wisata yang ada di Kecamatan Lais.
Sementara, Sekda Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan prioritas Pemkab Muba pada tahun 2021 adalah penurunan angka kemiskinan menyasar kepada masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Muba khususnya di Kecamatan Lais.
Penyebab angka kemiskinan khususnya di kecamatan Lais tinggi diantara adalah harga yang tidak stabil termasuk disektor pertanian dan perikanan. Sektor Pertanian dan Perikanan ada di kecamatan Lais, 9 desa dialiri oleh dua sungai. Potensi ini harus kita manfaatkan secara maksimal.
"Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin fokus program pemberdayaan masyarakat, Pak kades, BPD dan instansi terkait mari kita kawal program ini," harapnya.
Bukan hanya itu, Apriyadi juga mengatakan, Pemkab Muba juga akan menuntaskan perbaikan jalan yang belum selesai, salah satunya jalan simpang kecamatan Lais menunju Teluk Kijing dan jalan Simpang Gardu.
"Mudah mudahan dalam Musrenbang ini akan mendapatkan usulan-usulan yang baik sehingga dapat meningkatkan program strategis dan dapat direalisasikan pada tahun 2021," pungkasnya. (ch@)
