Plaju - Kertapati Terbanyak Terima Sembako

Pengecakan pembagian sembako untuk 49 ribu KK di tingkat kelurahan. (foto: Ara)
PALEMBANG, SP – Pemerintah Kota Palembang telah menditribusikan semabko kepada 49.669 Kepala Keluarga (KK) sejak Jumat (8/5) lalu. Kecamatan Plaju dan Kertapati menjadi wilayah penerima bantuan terbanyak dibandingkan 16 kecamatan lainnya. 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Heri Aprian mengatakan, keputusan Walikota Palembang No 103/kpts/dinsos/2020 tentang kreteria penduduk penerima bantuan sosial terdampak ekonomi karena Covid-19 Palembang menjadi acuan dalam pembagian sembakobagi warga terdampak Covid-19 tersebut. 

"Penerima terbanyak berdasarkan data Kecamatan Kertapati 4.193 KK dan Plaju 4.610 KK," katanya, Senin (11/5/2020).

Dijelaskannya, sembako tersebut diambil berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang belum menerima bantuan sosial dari pemerintah sebanyak 49.669 KK baik itu Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). 

“Masyarakat yang tidak terdaftar dalam DTKS, kriteria bisa mendapatkan bantuan jika penghasilan di bawah Rp2 juta perbulan dan mengalami PHK, atau pendapatan usaha merosot akibat Covid-19,” ucapnya.

Menurutnya, sejumlah bahan semabko yang dibagikan tersebut berupa bahan pangan senilai Rp179.000 dengan rincian beras premium Rp104.500, minyak goreng 2 liter Rp25.000, tepung terigu 1 kg Rp8.500, gula pasir 2 kg Rp25.000 dan biaya lain-lain (packing kardus, stiker, pengantaran dan angkutan) Rp16.000.

"Sistem pendistribusian paket sembako membutuhkan biaya sebesar Rp6.000. Pembagian ditarget hingga 15 Mei ini," katanya. 

Ia mengatakan, mekanisme distribusi paket sembako kepada warga pertama sendiri akan diserahkan pihak Bulog Lurah disertai dengan berita acara serah terima barang dari sebelumnya di data lewat RT/RW masing-masing yang telah tercatat di Dinas Sosial Palembang.

"Setelah itu Lurah menyerahkan paket sembako kepada masing-masing RT, didampingi pihak keamanan Babinkamtibmas dan Babinsa yang wajib melakukan serah terima dengan tanda terima oleh daftar warga penerima paket sembako," katanya.

Setelahnya sampai di RT, Babinkamtibmas dan Babinsa  membagikan paket sembako kepada masing-masing warga berdasarkan daftar warga penerima paket sembako.

Menurutnya, jika terdapat margin error atau data penerima sembako berubah karena meninggal, penerima pindah alamat, warga ditemukan mampu atau sudah mendapatkan bantuan sosial sebelumnya.

"Bagi warga meninggal bisa diganti atau tidak diganti jika masih ada anggota keluarga dalam satu KK untuk menerimanya. Data pengganti penerima bantuan dilaporkan kepada kami melalui surat dan melampirkan data pengganti sesuai format, jadi ada tanda terima," jelasnya.

Berikut jumlah penerima bantuan paket sembako per kecamatan di Palembang yakni  Kecamatan Ilir Timur I  ada 2.578 KK, Ilir Barat  II ada 3.061 KK, Ilir Timur  I  ada 2.210 KK, Ilir Timur II ada 2.889 KK, Ilir Timur III ada 1.826 KK, Bukit  Kecil ada 1.675 KK, Sukarami  ada 3.624 KK, Kemuning ada 2.695 KK, Kalidoni ada 3.535 KK, Sako ada 2.097 KK, Sematang Borang ada 1.684 KK, Alang - Alang Lebar 1.595 KK, Gandus ada 3.775 KK, Kertapati ada 4.193 KK, Plaju ada 4.610 KK, Seberang Ulu I ada 2.557 KK, Seberang Ulu II ada 3.196 KK dan Jakabaring ada 1.869 KK. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.