Hindari Penyakit Seksual, Sebaiknya Calon Pengantin Divaksin

Vaksinasi. (Foto: Ara/SP)

PALEMBANG, SP - Melakukan vaksinasi pra nikah, sangat dianjurkan bagi calon pengantin. Guna menghindari penyakit seksual yang timbul setelah pernikahan, seperti kanker serviks dan lainnya. 

Kepala Rumah Vaksinasi Palembang, dr Febriana Qolbi mengatakan, ada beberapa vaksinasi pra nikah seperti DPT (difteri, pertusis, tetanus) dan TT (tetanus toxoid), HPV (human papillomavirus), MMR (measles, mumps, rubella), Hepatitis B. 

"Kanker serviks itu disebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus) agar bisa tercegah dari penyakit yang disebabkan virus ini maka bisa dicegah dengan pemberian vaksin," katanya. 

Melakukan vaksinasi sendiri bukan lantaran tidak ada rasa percaya terhadap calon suami, tetapi untuk antisipasi dan menjaga imun tubuh dari virus tersebut saat berhubungan seksual. 

"Mencegah penularan penyakit kelamin akibat virus atau pun bakteri yang dibawa oleh pasangan. Pemberian vaksin disarankan 6 bulan atau setidaknya 1 bulan sebelum pernikahan demi hasil yang maksimal," katanya. 

Tidak hanya ada vaksin HPV untuk mencegah penyakit kelamin yang disebabkan karena virus, Rumah Vaksinasi juga menyediakan vaksin pra nikah Tetanus, Hepatitis B.

LVaksin juga bisa bagi yang ingin promil yakni ada vaksin MMR berguna untuk melindungi calon ibu hamil dan janin dari penyakit Rubella, Campak dan lainnya. Itu semua untuk perempuan sedangkan untuk laki-laki ada juga vaksin Tetanus, Hepatitis B dan HPV," katanya.

Jadi, tidak hanya perempuan saja, pria calon pengantin pun disarankan melakukan vaksinasi Hepatitis B, Tetanus dan Vaksin HPV.

"Vaksin akan bereaksi paling lama setelah 2 minggu divaksin. Sedangkan untuk dampaknya, pasien akan merasa pegal pada lengan bekas disuntik. Untuk dewasa paling banyak diberikan 4 vaksin. Syarat vaksin tentu tubuh harus dalam kondisi sehat," katanya.

Sementara itu, pelayanan vaksinasi di Rumah Vaksin Palembang ini telah bekerja sama dengan dokter umum yang mengikuti pelatihan resmi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

"Para dokter tidak hanya dilatih untuk memberikan vaksin tapi juga bagaimana bisa berkomunikasi yang baik dengan pasien," katanya.

Rumah Vaksinasi Palembang menyediakan 35 jenis vaksin yang ditujukkan untuk anak-anak, dewasa, dan masyarakat dengan usia masuk lansia. Sejumlah vaksin tersebut antara lain Polio, Tetanus, Campak, Hepatitis A, Influenza.

"Untuk harga paling murah Rp125 ribu hingga Rp 1.150.000, harga ini semua sudah termasuk jasa dokter dan suntik vaksinasi," katanya.

Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi kontak admin di nomor 085382723212, Instagram: @rvpalembang.

Rumah Vaksinasi Palembang berada di Jalan Letnan Murod No 600, Talang Ratu, KM 5, Palembang. Buka setiap Senin-Kamis pukul 13.00-16.00, Sabtu buka pukul 10.00-14.00. (Ara)


Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.