BPBD Pagaralam Siapkan Jalur Evakuasi Erupsi Dempo

Gunung Dempo Pagaralam (Foto:ist)

PAGARALAM, SP - Mengantisipasi terjadinya peningkatan status Gunung Api Dempo hingga menimbulkan erupsi ataupun aktivitas berbahaya lainnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam mengambil langkah antisipasi penanggulangan bencana gunung meletus dengan memetakan jalur evakuasi.

Plt Kepala BPBD Pagaralam, Herdensi didampingi Kasi Kesiapsiagaan dan PBK, Hufis mengungkapkan, jalur evakuasi merupakan jalan yang sangat vital dalam upaya penanggulangan bencana letusan atau erupsi Gunung Api Dempo. Selain itu, jalur evakuasi harus dalam kondisi baik, dapat digunakan dengan aman saat evakuasi dijalankan

“Kita telah mensurvei sekaligus merintis jalur evakuasi langsung ke lapangan, termasuk penentuan dan pengaturan jalur evakuasi mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sehingga bisa mencari daerah yang aman. Nantinya, pelaksanaannya melibatkan masyarakat dan instansi terkait,” katanya.

Dibeberkan Herdensi, adapun daerah wilayah Kota Pagaralam yang masuk terkena dampak letusan kawah Merapi-Dempo di radius 0-5 kilometer yakni Kelurahan Gunung Dempo, radius 5-10 kilometer Kelurahan Dempo Makmur, Pagar Wangi dan Agung Lawangan, kemudian radius 10-15 kilometer meliputi wilayah Kelurahan Nendagung, Sidorejo dan Bangun Rejo.

“Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, selain memetakan jalur evakuasi, BPBD juga telah menentukan sejumlah titik kumpul pengungsian bagi masyarakat yang terdampak. Diantaranya di lapangan Padang Serunting Kecamatan Dempo Utara, dan lapangan Sepakbola Sukorejo, Dempo Tengah,” terangnya.

Lebih jauh pihaknya juga mengimbau kepada Camat dan Lurah hingga RT dan RW daerahnya yang masuk wilayah terdampak erupsi gunung Dempo, untuk meningkatkan kewaspadaan dan diharapkan untuk memberikan sosialiasi kepada warganya kondisi meningkatnya status gunung, serta dampaknya sekaligus hal apa saja yang harus diantisipasi. (Rep)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.