-->

Notification

×

Insentif Dokter Bakal Dinaikan

Monday, March 14, 2022 | 17:04 WIB Last Updated 2022-03-14T10:04:04Z


PAGARALAM, SP -
Pemberitaan Insentif dokter sepsialist agaknya membawa angin segar. Karena Pemkot Pagaralam akan menaikan insentif mereka (dokter) dan sedang dalam pembahasan pihak berkompeten. Hal ini diungkapkan Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH kepada media ini usai paripurna di kantor dewan, Senin (14/03).  Akan kita naikan kisaran 25 persen ,dimana sebelumnya Rp.20 juta akan menjadi Rp.25 juta. 

"Ya tunjangan dokter spesialist akan kita naikan menjadi sebesar Rp.5 juta, dan saat ini sedang kita bahas."terangnya.

Sebelumnya diberitakan,Terkait insentif dokter spesialist sejak tahun 2013 sampai saat ini tidak pernah mengalami kenaikan, dan anggaran makan yang juga dihapuskan, membuat Tokoh Masyarakat Kota Pagar Alam, yang juga mantan Kabareskrim Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji, angkat bicara.

Menurutnya peran seorang dokter dan tenaga medis sangat diperlukan untuk menjadikan masyarakat lebih sehat, apalagi saat pandemi Covid-19 ini.

"Kalau memang benar insentif dokter sudah lebih delapan tahun belum naik, ya harus dinaikan. Karena peran dokter dan tenaga medis sangat diperlukan," ujar Susno kemarin

Termasuk juga anggaran makan, dikatakan Susno, untuk persoalan makan itu jangan dihapuskan, agar dokter dan tenaga medis dapat konsentrasi dalam bertugas.

"Tentunya hal ini harus menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah dan juga DPRD karena merekalah yang tau kemampuan keuangan daerah dan paling paham mana yang harus diutamakan," cetusnya.

Sebelumnya, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kota Pagar Alam dr Ferdinand mengatakan, dokter yang disekolahkan untuk sekolah spesialis, banyak yang tidak ingin kembali bertugas di Pagar Alam, atau hanya bertugas sebentar saja kemudian pindah ke Kota besar. Pasalnya, dari tahun 2013 sampai saat ini insentif dokter diberikan dengan angka 20jt/bulan, sampai sekarang belum berubah.

"Cukup, tapi kalau dinaikkan, lebih baik. Sebab pengalaman kami mencari dokter spesialis yang diperlukan untuk pelayanan di RS Besemah dengan nilai insentif 20 juta ditambah tidak adanya RS swasta lain di Pagar Alam dan lokasi yang jauh dari ibu Kota Provinsi, banyak yang enggan," ujar dr Ferdinand.

Jika dibandingkan dengan Kabupaten yang berdampingan dengan Pagar Alam, lanjut dr Ferdinand, insentif untuk para dokter itu mencapai angka 35jt/bulan.

"Sedangkan kabupaten yang lebih dekat dengan Palembang  25/jt perbulan," jelasnya.

Saat ini, ditambahkan dr Ferdinand, dari awal tahun 2022 sampai saat ini insentif dokter belum cair, bahkan anggaran makan juga tidak ada lagi."Dulu dapat makan siang sekali tiap hari, sekarang tidak ada lagi, efesiensi," ungkapnya.

Untuk rumah dinas sendiri, dikatakan dr Ferdinand, hanya beberapa dokter saja yang dapat."Tidak semua dokter dapat rumah dinas, karena rumah dinas jumlahnya terbatas, hanya beberapa dokter yang duluan bertuga yang dapat," kata dr Ferdinand.

Sementara itu, Kepala RSUD Besemah dr Yunita mengatakan, cukup atau tidak itu tergantung dari yang akan menerima insentif tersebut.

"Tapi untuk sementara, kami mencari dokter spesialis sekarang masih kesulitan. kami bersyukur dengan dokter spesialis yang sekarang ada di Pagar alam, sudah bekerja maksimal sesuai dengan kewenangan klinis mereka dalam melayani masyarakat Kota Pagar Alam," bebernya. (Rep)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update