PALEMBANG,SP - Sebanyak 97 orang warga Palembang mendapatkan bantuan ibadah umroh gratis dari Walikota Palembang Ratu Dewa lantaran dinilai sudah memberikan kontribusi positif untuk Bumi Sriwijaya ini.
Pelepasan dihadiri oleh para penerima bantuan, keluarga, tokoh agama, serta jajaran Pemerintah Kota Palembang di rumah dinas walikota. Jemaah dijadwalkan akan terbang langsung dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah Arab Saudi, Kamis (27/11/2025).
Walikota Palembang Ratu Dewa mengatakan, perjalanan umroh ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang sakral dan penuh makna.
"Ini adalah perjalanan spiritual. Fokuslah beribadah. Harapan saya, selama di tanah suci, jaga kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan," kata Ratu Dewa.
Orang nomor satu di kota tertua di Indonesia ini menjelaskan, program bantuan umroh ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palembang dalam memberikan apresiasi kepada para pegawai negeri sipil (PNS), petugas harian lepas (PHL), tokoh agama, serta masyarakat umum yang telah memberikan kontribusi positif bagi kota.
"Tahun ini, peserta yang diberangkatkan terdiri peserta MTQ dan pelatihnya ditingkat MTQ, Marbot, petugas kesehatan, dan Marbot," katanya.
Ia juga menitipkan pesan khusus kepada para jamaah untuk mendoakan Kota Palembang agar senantiasa diberi keberkahan dan kemajuan.
"Kami minta oleh-oleh doa kepada RDOS (Rombongan Doa Orang Suci). Doakan agar Palembang terus maju, masyarakatnya sejahtera, dan pembangunan berjalan lancar," katanya.
Melihat antusiasme dan dampak positif dari program ini, Ratu Dewa menyatakan bahwa tahun depan jumlah penerima bantuan umrah akan ditambah.
"Tahun depan akan kita tambah lagi kuotanya. Tidak hanya untuk imam dan marbot, tapi juga ASN, PHL, serta masyarakat yang memiliki kontribusi nyata, termasuk anak-anak yang berprestasi di bidang seni dan olahraga," tegasnya.
Program ini telah menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Palembang di bawah kepemimpinan Ratu Dewa untuk membangun kota tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi spiritual dan sosial. Ia percaya bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus ditopang oleh kekuatan moral dan doa dari seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu Kepala Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Palembang Sodikin merincikan penerima bantuan perjalanan umroh 2025 sebanyak 100 orang, dan hanya 97 orang siap diberangkatkan. "Satu orang meninggal dan dua orang mengundurkan diri," ujarnya.
Dia merincikan 97 penerima bantuan perjalanan Umroh ini terdiri dari peserta MTQH tingkat Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) 2025 sebanyak 21 orang, pelatih MTQH tingkat Palembang dan Provinsi Sumsel tahun 2025 19 orang.
Petugas kesehatan dua orang, petugas kebersihan dari DLH Palembang 4 orang, Marbot, iman masjid di Kota Palembang 51 orang. (Ara)
