Notification

×

Tag Terpopuler

Belum Ada Kasus Hantavirus di Palembang, Kebersihan Lingkungan Diminta Ditingkatkan

Tuesday, May 12, 2026 | Tuesday, May 12, 2026 WIB Last Updated 2026-05-12T12:46:16Z


PALEMBANG,SP – Dinas Kesehatan Kota Palembang memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di wilayah Kota Palembang. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah potensi penularan penyakit tersebut.


Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan, mengatakan pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait hantavirus yang belakangan menjadi perhatian publik setelah muncul laporan kasus internasional.


“Untuk di Palembang saat ini masih nihil kasus hantavirus. Namun masyarakat tetap harus waspada dan menjaga kesehatan,” kata Yudhi, Senin (11/5/2026).


Menurutnya, hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Penularan dapat terjadi melalui urine, air liur, maupun kotoran hewan yang terkontaminasi virus.


Virus tersebut dapat masuk ke tubuh manusia ketika seseorang menghirup debu yang sudah tercemar cairan tubuh tikus. Karena itu, kebersihan lingkungan dan sanitasi rumah menjadi faktor penting dalam pencegahan.


Yudhi menjelaskan, secara medis hantavirus memiliki dua manifestasi klinis yang perlu diwaspadai. Pertama, Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang sistem pernapasan dengan gejala utama sesak napas akut. Kedua, Haemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang dapat menyerang ginjal dan ditandai demam hingga mata menguning.


“Kalau ada kontak dengan cairan tubuh hewan pengerat yang terinfeksi, maka risiko penularan bisa terjadi,” ujarnya.


Dinkes Palembang pun mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, termasuk memastikan rumah bebas dari tikus. Warga juga diminta menutup celah atau akses masuk tikus serta menyimpan bahan makanan dalam wadah tertutup rapat.


Selain itu, masyarakat diminta berhati-hati saat membersihkan kotoran tikus di rumah. Sebelum dibersihkan, area yang terkontaminasi disarankan disemprot terlebih dahulu menggunakan cairan disinfektan.


“Jangan langsung disapu karena debunya bisa beterbangan dan terhirup. Sebaiknya semprot dulu dengan disinfektan agar lebih aman,” jelasnya.


Dinkes berharap langkah pencegahan sederhana tersebut dapat meminimalkan risiko penularan hantavirus sekaligus menjaga kesehatan lingkungan masyarakat Palembang. (Ara)

×
Berita Terbaru Update