PALEMBANG,SP – Pemerintah Kota Palembang terus membenahi Kota Palembang. Kali ini, kawasan Kambang Iwak yang akan dipercantik. Rencananya, akan dibangun jembatan yang diberi nama Gerbang Musi Bidar.
Ini dirancang sebagai jembatan yang menghubungkan sejarah dengan ruang publik modern yang inklusif.
Walikota Palembang, H Ratu Dewa mengatakan, penataan Kambang Iwak ini diharapkan menjadi ikon baru yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai filosofis dan sejarah lokal.
"Tentunya pembangunan dilakukan dengan tetap memperhatikan kawasan lingkungan," kata Dewa, saat ditemui usai Rapat Pembahasan DED Penataan Wajah Kota di Rumah Dinas Walikota, Senin (25/5/2026).
Sentuhan arsitektur khas Palembang akan mendominasi setiap sudut ikon baru ini. "Sekarang masih pembahasan, nanti ada revisi-revisi dari tim konsultan termasuk masukan dari pakar sehingga nantinya desain yang didapat benar-benar sesuai," ungkapnya.
Sementara Nurkholis dari Tim Leader Konsultan mengatakan, mereka mengusung konsep ikon Palembang untuk pembangunan jembatan di Kambang Iwak ini.
"Rencananya akan dibuat jembatan berbentuk Perahu Bidar. Ini mengadopsi estetika perahu Bidar. Nilai kesejarahan dan siluet perahu legendaris ini akan ditonjolkan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal," jelasnya.
Dia menambahkan, Pemerintah Kota Palembang bersama para arsitek dan pakar kebijakan berkomitmen agar pembangunan ini mendapatkan masukan yang benar-benar komprehensif.
"Ini harus bermanfaat dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan generasi," ujarnya.
Nurkholis menambahkan, satu keunikan utama dari proyek ini adalah desain jalan jembatan yang dibuat melengkung secara dinamis, mengikuti filosofi aliran Sungai Musi yang fleksibel dan tidak pernah statis.
"Jalan yang melengkung ini mengajak pejalan kaki untuk tidak terburu-buru. Kami ingin masyarakat menikmati setiap langkah, menikmati pemandangan sekitar dan area kolam yang dinamis sehingga suasananya tidak pernah membosankan," paparnya. (Ara)
