Notification

×

Tag Terpopuler

ISPU Palembang Tembus 123, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

Friday, August 21, 2026 | Friday, August 21, 2026 WIB Last Updated 2026-08-21T09:37:52Z

 


PALEMBANG,SP – Kualitas udara di Kota Palembang dalam dua pekan terakhir berada pada kategori tidak sehat. Kondisi tersebut tercermin dari Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang berada di atas angka 100.


Berdasarkan catatan BPBD Provinsi Sumsel, per 21 Agustus 2026 pukul 07.00, Kota Palembang menjadi daerah tertinggi ISPU yakni 123 dengan kategori tidak sehat. Lalu ada Pali 121, dan Ogan Ilir 120.  


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang, Ahmad Mustain, mengatakan berdasarkan pantauan stasiun pemantau pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, ISPU Kota Palembang tercatat mencapai angka 123.


"Sesuai standar yang ditetapkan, ISPU di atas angka 100 ini masuk kategori tidak sehat," kata Ahmad, Jumat (21/8/2026).


Menurutnya, kondisi ISPU yang berada pada kategori tidak sehat tersebut telah berlangsung sekitar dua pekan. Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah cuaca panas dan minimnya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.


"Kurang lebih dua mingguan ISPU kita di angka tidak sehat. Ini dikarenakan kondisi cuaca yang sangat panas dan sudah lama tidak turun hujan, sehingga proses penanganan karhutla di sekitar Kota Palembang cukup lama. Dampak asapnya akhirnya harus kita terima dengan kondisi yang terjadi saat ini," jelasnya.


Ahmad menyebutkan, kondisi kualitas udara tersebut turut dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah sekitar Kota Palembang, terutama saat memasuki musim kemarau.


"Selama ini yang terjadi di Kota Palembang, kalau tidak musim panas dan tidak terjadi karhutla, kondisi ISPU kita masih dalam kategori sehat. Ini berarti salah satu pemicunya adalah karhutla," ujarnya.


Untuk mengantisipasi dampak buruk kualitas udara, DLH mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Masyarakat juga diminta memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.


Ahmad juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, termasuk membakar lahan.


"Kami ingatkan lagi kepada masyarakat, jangan memperparah kondisi ini dengan membakar sembarangan dan membakar lahan. Mari sama-sama mencegah agar kondisi yang tidak baik saat ini dapat segera membaik," pungkasnya. (Ara)

×
Berita Terbaru Update