PALEMBANG,SP – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang akan meningkatkan upaya pencegahan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan menyusul peristiwa kebakaran yang terjadi pada Senin (12/10/2026) malam. Salah satu langkah yang disiapkan yakni melakukan penyiraman dan pendinginan timbunan sampah secara rutin setiap hari.
Kepala DLH Kota Palembang, Ahmad Mustain, mengatakan kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kondisi cuaca panas dengan suhu tinggi yang disertai potensi gas metana dari tumpukan sampah.
“Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat cuaca panas dan suhu tinggi, ditambah adanya potensi gas metana dari timbunan sampah yang dapat memicu munculnya titik api,” ujar Mustain, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, kebakaran mulai diketahui sekitar pukul 20.00 WIB. Petugas kemudian bergerak melakukan penanganan hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.00 WIB.
Dari total luas kawasan TPA Sukawinatan yang mencapai 250.000 meter persegi, area timbunan sampah yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 50 meter persegi.
Menurut Mustain, proses penanganan berlangsung relatif cepat karena titik api segera terdeteksi sehingga petugas dapat langsung melakukan langkah pemadaman.
Setelah menerima laporan, DLH Kota Palembang mengerahkan personel beserta alat berat berupa excavator ke lokasi. Petugas juga menyiapkan pompa dan peralatan pemadam api serta berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palembang untuk mendukung proses penanganan.
Usai api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan penanganan dengan menyiram dan mendinginkan area yang terbakar. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Mustain menegaskan, langkah pencegahan akan diperkuat melalui penyiraman dan pendinginan timbunan sampah secara berkala. DLH juga akan meningkatkan patroli di kawasan TPA Sukawinatan serta memastikan kesiapan alat berat untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.
Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi risiko kebakaran di kawasan pembuangan sampah, terutama saat cuaca panas dan adanya potensi gas yang dihasilkan dari proses penguraian sampah.
DLH Kota Palembang berharap peningkatan pengawasan dan perawatan timbunan sampah dapat menekan risiko kebakaran susulan serta menjaga kondisi kawasan TPA Sukawinatan tetap terkendali. (Ara)
