PAGAR ALAM,SP – Efsi, SE, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Pagaralam untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Pagaralam yang digelar di Hotel Dharma Karya Pagaralam, Kamis (8/10).
Sementara itu, posisi Sekretaris dan Bendahara DPD Golkar Pagaralam masih dalam proses pembahasan dan penggodokan internal partai.
Musda tersebut dihadiri Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan Andi Dinialdi, SE, MM, yang juga menjabat Ketua DPRD Provinsi Sumsel. Hadir pula Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pagaralam selaku pembina partai, jajaran pengurus Golkar, kader dari lima kecamatan di Kota Pagaralam, serta sejumlah anggota partai lainnya.
Pelaksanaan Musda juga berlangsung dengan nuansa budaya lokal. Para peserta disuguhkan penampilan Tari Kebagh, tarian khas Besemah yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Pagaralam.
Ketua DPD Golkar Pagaralam terpilih, Efsi, dalam laporannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir dan mendukung pelaksanaan Musda.
Ia juga menegaskan bahwa Partai Golkar akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintahan Kota Pagaralam.
“Pak Wali Kota adalah kader partai pada zamannya. Partai Golkar akan menjadi garda terdepan dalam mengawasi kinerja Pak Wali Kota,” tegas Efsi.
Menurutnya, Musda bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Kota Pagaralam.
“Lewat Musda ini tidak lain untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang pohon beringin ini. Golkar akan menjaring kader-kadernya untuk memimpin, baik di eksekutif maupun legislatif,” katanya.
Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari para pengurus dan kader Partai Golkar Pagaralam.
Sementara itu, Wali Kota Pagaralam Ludi Oliansyah menyampaikan bahwa hubungan dirinya dengan Partai Golkar tetap terjalin baik meskipun saat ini dirinya tidak lagi berada di partai tersebut.
“Golkar tetap solid dan selalu di hati. Golkar harga terdepan mengawal laju pemerintahan Pagaralam,” ujar Ludi.
Ia mengaku bangga pernah menjadi kader Partai Golkar dan mendapatkan banyak pengalaman serta ilmu selama berada di partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Meski saat ini berubah hijau, dengan hijau akan memberikan kesejukan. Dinamika politik adalah hal yang biasa dan lumrah. Komunikasi harus dijalin untuk membangun negeri ini. Saya tidak akan lupa dengan Golkar,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Ketua DPD I Partai Golkar Sumatera Selatan Andi Dinialdi, SE, MM, mengatakan Musda tidak hanya menjadi momentum memilih ketua, tetapi juga kesempatan bagi partai untuk melakukan pembenahan dan menyusun langkah strategis ke depan.
“Musda ini bukan hanya pemilihan ketua, tetapi juga momentum berbenah demi kemajuan partai. Bukan hanya pemilihan, tetapi bagaimana Golkar berkiprah demi pembangunan, apalagi Pak Wali Kota sebelumnya adalah kader Golkar,” ujarnya.
Andi menegaskan, salah satu tugas utama Partai Golkar ke depan adalah menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg), khususnya dengan target menambah jumlah kursi Golkar di DPRD Kota Pagaralam.
“Tugas utama kita sekarang adalah Pileg karena harus ada penambahan kursi di DPR Pagaralam,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar dalam menjalankan politik dan mengambil keputusan selalu berdasarkan data.
“Kita, Golkar, harus bicara berdasarkan data,” katanya.
Kepada Ketua DPD Golkar Pagaralam yang baru terpilih, Andi berpesan agar mampu merangkul seluruh kader dan membangun kekuatan partai secara bersama-sama.
“Ketua terpilih hendaknya bisa merangkul sehingga Golkar lebih kuat. Dari provinsi siap mendukung kebijakan DPD II Golkar,” pungkasnya. (Rep)
