![]() |
| Pekan IPTEK (foto/raf) |
PALEMBANG, SP - Dalam rangka membantu melaksanakan dan mengembangkan pembelajaran di era mimelnial dan pendidikan berbasis teknologi
informasi dan komunikasi bagi seluruh elemen pendidikan di provinsi Sumatera
Selatan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pendidikan Sumsel akan
menggunakan teknologi pembelajaran dengan menggunakan platform Google.
Saat
dibincangi disela kegiatan Pekan IPTEK yang berlangsung di Gedung Serbaguna
BLPT pada Rabu, (28/8) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Drs. Widodo,
M.Pd. mengatakan, Pekan IPTEK ini bekerjasama dengan Google For Education yang
mengusung tema "Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran Digital untuk Membangun
SDM Unggul 4.0 era Milenial untuk Semua"ujarnya.
"Google
for education, dari program ini maka sekolah-sekolah nanti akan menggunakan
gawai yang ada aplikasi Chromenya karena Chrome ini dapat mendeteksi
konten-konten negatif termasuk terorisme di block dan aman berselancar di sini,"
jelasnya.
Lebih
lanjut Widodo mengatakan, dari program
ini nanti sekolah akan menggunakan gadget laptop dan komputer yang didalamnya
tersedia chromenya, .Selain itu dengan memanfaatkan Google for education
guru-guru dan sekolah bisa berkolaborasi. "Nah ini akan mengatasi
kekurangan guru di Sumsel, sekolah-sekolah yang kekurangan guru dapat diajar
oleh guru yang qualified di Sumsel caranya terkoneksi dengan Google ini,"
katanya.
"Jadi
satu guru bisa mengajar 20 sekolah sekaligus, selanjutnya manfaat dari Google
for education ini sekolah-sekolah yang mempunyai kemampuan untuk berkolaborasi
dengan sekolah lain tak hanya berlaku di Sumsel saja tapi sekolah lain di luar
negeri, sekolah elit yang dianggap sebagai sumber atau rujukan bisa
dikondisikan mengajar bersama-sama," ujarnya.
Tidak
hanya itu, kelebihan dari google for edication juga dapat membantu
mensosialisasikan program-program dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.
"Dengan menggunakan ini, Sumsel menjadi satu-satunya provinsi yang
mencapai 32.500 account di google for education yang tentunya dengan mudah
pemprov mensosialisasikan programnya dan bisa sampai kepada kaum milenial. Jadi
antara Gubernur dengan warga itu sangat dekat," jelasnya.
Dan
dengan adanya hal ini rakyat bisa terkoneksi langsung dengan Gubernur.
"Artinya jarak antara Gubernur itu sangat dekat, acara ini juga diikuti
oleh 100 ribu sekolah yang terkoneksi dengan Google," katanya.
"Jadi
syaratnya sederhana, sekolah harus punya jaringan internet dan di Sumsel 95
persen sekolah baik SMK dan SMA sudah memiliki jaringan internet,"
jelasnya.
Dia
juga berharap dengan adanya program ini bisa bekerjasama dengan pemerintah
daerah lainnya, bupati dan walikota bisa ikut bergabung. “Jadi apabila dari
SD-SMA bisa terkoneksi dengan Google for Education maka seluruh anak di Sumsel
bisa mendapatkan mutu pelajaran yang sama di dunia," tutupnya
Pekan
IPTEK ini digelar UPTD Balai Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan (BTIKP)
Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel Tahun (Raf)
