Notification

×

Tag Terpopuler


BMKG Prediksi Sumsel Berpotensi Hujan 23-24 September

Sunday, September 22, 2019 | 18:51 WIB Last Updated 2019-09-22T11:51:00Z
(foto/ist)
PALEMBANG, SP - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi SMB II Palembang memprediksi hujan akan turun di wilayah Sumsel pada tanggal 23-23 September mendatang. Kabar baik ini jelas sangat ditunggu-tunggu masyarakat Sumsel, khususnya yang terpapar kabut asap yang relatif tebal.

Potensi hujan pada tanggal 23 September mendatang diprediksi berpeluang 20-40 persen untuk Sumsel bagian Timur dan 40-80 persen untuk Sumsel bagian Barat intensitas minimal 10 mm. Sedangkan pada tanggal 24 September, peluang hujan 40-80 persen untuk seluruh wilayah Sumsel untuk peluang hujan minimal 10 mm.

Pada 21 September, angin permukaan berdasarkan catatan BMKG umumnya berhembus dari arah Timur menuju Tenggara dengan kecepatan 4-20 Knot (7-36 Km/Jam). Hal ini mengakibatkan potensi masuknya asap akibat Karhutbunla ke wilayah Kota Palembang dan sekitarnya.

Fenomena asap sendiri diindikasikan dengan kelembapan yang rendah dengan partikel-partikel kering di udara, mengurangi jarak pandang, beraroma khas, perih di mata, mengganggu pernafasan dan matahari terlihat berwarna oranye (merah) pada pagi atau sore hari. Hal ini berpotensi diperburuk jika adanya campuran kelembapan yang tinggi (partikel basah/uap air) sehingga membentuk fenomena kabut asap yang umumnya terjadi pada pagi hari.

Jarak pandang tertinggi yang tercatat di Bandara SMB II Palembang pada Jumat (20/09) adalah 8 Km dan terendah pada pagi hari ini berkisar 700-900 m dengan kelembapan 92-94 persen dengan keadaan cuaca asap yang berdampak satu penerbangan yang mengalami delay.

BMKG Sumsel mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam bertransportasi pada pagi hari (04.00-07.00 WIB) dan pada sore hari (17.00-19.00 WIB) seiring potensi menurunnya jarak pandang, senantiasa menggunakan masker dan mengonsumsi banyak air saat beraktivitas di luar rumah untuk menjaga kesehatan.

BMKG juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran baik itu sampah rumah tangga maupun dalam pembukaan lahan pertanian atau perkebunan dan menganjurkan masyarakat melakukan Salat Istisqo (bagi yang beragama Muslim) dan sesuai ibadahnya masing-masing untuk yang beragama lain untuk turunnya hujan. (Fly/ril)

×
Berita Terbaru Update