Notification

×

Tag Terpopuler

Sumsel Targetkan 2 Atlet Berlenggang di Kejuaraan Dunia Bowling

Monday, September 02, 2019 | Monday, September 02, 2019 WIB Last Updated 2019-09-02T09:45:10Z

PALEMBANG, SP - Sumsel terus bergriliya demi mempersiapkan kejuaraan dunia bowling, yah ditunjuknya Sumsel sebagai tuan rumah bukan tanpa alasan mengingat kota yang dikenal dengan kota Pempek ini sukses menggelar pesta olahraga Asian Games pada Agustus tahun lalu. 

Namun sebelum dilaksanakan kejuaraan dunia,  Sumsel akan terlebih dahulu memanaskan mesin dengan menggelar dua kejuaraan sekaligus yakni Gubernur Cup dan juga Kejurnas yang akan di gelar pada Oktober mendatang.

Ketua Umum Pengprov Persatuan Bowling Indonesia (PBI) Sumsel Kurmin Halim mengatakan digelarnya kedua kejuaraan ini merupakan salah satu upaya untuk menyaring bibit bibit atlet yang akan di salurkan pada kejuraan dunia November mendatang. 

Dengan dikuti 150 peserta dari 16 provinsi, mereka akan bersaing ketat merebutkan yang terbaik demi berlenggang di kejuaraan dunia

"Gubernur Cup dan kejurnas akan digelar dalam waktu berdekatan, untuk Gubernur Cup nanti bulan Oktober tanggal 5 sampai 6, setelah itu berlanjut Kejurnas dan bulan November baru kita gelar kejuaraan dunia bowling, nanti hasil kejurnas ini akan di ambil satu putra dan satu putri yang akan di salurkan di Kejuaraan dunia ujarnya,  Senin (2/9/2019).

Untuk atlet sendiri Sumsel telah menargetkan dua pebowling, salah satunya yakni Elsa Maris,  pebowling asal Sumel yang pernah meraih emas pada kejuaraan Asian Para Games lalu di bidik untuk menorehkan prestasi yang serupa

Terlebih baru baru ini Elsa sukses menyumbangkan dua emas untuk Indonesia pada kejuaraan Micron Singapore World Para Bowling Tour Juli 2019 lalu. 

"Kebetulan atlet kita baru terbina dalam satu tahun ini ,kita berharap ada satu atau dua yang ikut di grade A dan grade B satu putra dan putri. Untuk putri kita targetkan Elsa Maris, karena banyaknya prestasi yang telah ia torehkan salah satunya di Asian Para Games lalu,"lanjutnya.

Disisi lain selain untuk menyaring bibit bibit atlet untuk di salurkan di Kejuaraan dunia,  diakui Kurmin Kejuaran Gubernur Cup dan Kejurnas ini juga dianggap sebagai obat para atlet yang gagal mengikuti PON Papua 2020 mendatang. 

"Adanya dua kejuaraan ini kita harapkan bisa mengobati atlet atlet yang tidak ikut PON tahun depan, dengan hadiah yang lumayan besar yakni 200 juta,"tukasnya (Nis) 
×
Berita Terbaru Update