Notification

×

Tag Terpopuler

Jalan Demang Lebar Daun Jadi Arena Balap Liar

Monday, October 14, 2019 | Monday, October 14, 2019 WIB Last Updated 2019-10-14T06:17:14Z
Kondisi Balapan Liar di Jalan Demang Lebar Daun. Foto Diambil Minggu (13/10) Pukul 02.18 WIB Dini Hari, Kemarin (foto/DOK SP)
- Dimulai Pukul 01.00 WIB Dini Hari

PALEMBANG, SP - Kurun waktu setahun terakhir sebagian masyarakat yang tinggal dikawasan Jalan Demang Lebar Daun tepatnya dari lampu merah Jalan Angkatan 45 hingga di depan Pom bensin merasa resah karena kawasan tersebut dijadikan arena balapan liar. Ironisnya, lokasi ini berdekatan dengan kediaman dinas Gubernur Sumsel.

Rara pekerja salahsatu rumah makan dikawasan tersebut, menuturkan. Sejak setahun terakhir lokasi didepan tempatnya bekerja dijadikan arena balapan liar oleh sekelompok anak-anak muda dengan menggunakan kendaraan roda dua yang knalpot sudah dimodifikasi sehingga mengeluarkan bunyi yang bising. Pembalap liar ini mulai beroperasi setiap hari Minggu, diatas pukul 01.00 WIB dan biasanya berakhir pada pukul 04.00 dini. “Itu kan jam nya kita istirahat dengan adanya suara bising knalpot motor membuat kita tidak bisa tidur”, tutur Rara, Minggu, (13/10) yang sehari-harinya tidur ditempatnya bekerja.

Dilanjutkannya, aktifitas itu rutin dilakukan kalau cuaca mendukung, misalnya, tidak hujan tapi kalau hujan maka aktifitas itu tidak dilakukan. Dua ruas jalan itu semua dipakai untuk arena balapan liar. Meskipun, kawasan ini tidak ada penduduk yang bermukim secara permanen karena kawasan ini didominasi dengan perkantoran dan hotel, kalau pun ada penduduk dibelakang tentu tidak begitu mendegar suara bising. Sementara, dirinya dan beberapa teman yang lain sangat merasakan kebisingan jika arena balap liar tersebut digelar.

Dirinya mengaku bingung juga mengapa belum ada tindakan dari aparat berwenang dengan kondisi ini, padahal sering ada mobil patroli yang lewat. “Mungkin karena malam hari jadi tidak ada pengontrolan lagi sehingga kegiatan itu dapat berlangsung sampai bertahun-tahun”, ujarnya.

Hal yang sama dikatakan, Helmi rekan sekerjanya, jika malam hari khususnya diatas pukul 01.00 WIB, dirinya tidak berani keluar toko takut terjadi apa-apa, Namun, aktifitas itu sangat jelas terlihat dari CCTV. “Kami berharap pihak berwenang menghentikan aktifitas itu karena sudah sangat mengganggu”, tambahnya.(hmy)    
×
Berita Terbaru Update