Notification

×

Tag Terpopuler

PT SP2J Ajukan Lagi Subsidi Rp28 Miliar

Monday, October 14, 2019 | Monday, October 14, 2019 WIB Last Updated 2019-10-14T09:53:21Z
Walikota Palembang Harnojoyo (foto/net)
- Harnojoyo Tekankan SP2J Untung

PALEMBANG, SP - Penyertaan modal dari Pemerintah Kota Palembang untuk Jaringan Gas (Jargas) PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) tahun ini Rp21 miliar. Tingginya nilai subsidi ini Walikota Palembang menekankan agar badan usaha plat merah itu meraih keuntungan.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, sebagai badan usaha milik daerah, Jargas Kota yang merupakan unit usaha SP2J harus bisa berkontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jargas diminta agar tidak hanya memperbanyak penanaman jaringan namun pendapatan tidak sesuai. 

"Jangan hanya memperbanyak jaringan tapi pendapatan sedikit. Sudah sekitar Rp21 miliar penyertaan dari pemkot untuk pipa distribusi, kedepan harus menghasilkan keuntungan," ujarnya usai Launching Pembayaran Jargas Kota melalui Bank Sumsel Babel (BSB) dan Alfamart, Senin (14/10/2019).

Menurutnya, penyertaan modal yang diminta akan pihaknya kaji lebih dalam. Sebab, tahun depan pun untuk pengembangan Jargas, SP2J kembali mengajukan subsidi. "Harus dikaji keperluannya untuk apa, kita jangan hanya sekedar memberi modal saja," katanya.

Harnojoyo merencanakan kedepan 284 ribu pelanggan PDAM akan terintegrasi dengan Jargas Kota. Dengan beralihnya menggunakan Jargas, ini akan mengurangi subsidi terhadap tabung gas. "Pelayanan kepada pelanggan harus ditingkatkan. Selain pembayaran yang jadi lebih mudah, sekarang juga uang muka pasnag Jargas Rp3,5 juta sudah bisa dicicil melalui Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Palembang," jelasnya. 

Direktur Utama PT SP2J Ahmad Novan mengatakan, subsidi dari Pemkot Palembang untuk Jargas baru tahun ini Rp21 miliar. Dana tersebut diperuntukan pengembangan jaringan sepanjang 95 Kilometer. "Dari jumlah tersebut ditargetkan memenuhi 9500 SR (Sambungan Rumah). Ini sudah terpasang dan 500 SR sudah komisioning (bisa dihidupkan)," katanya.

Menurutnya, 2020 pihaknya juga sudah mengajukan Rp28 miliar dan sedang tahap pengkajian oleh DPRD Kota Palembang. Dana tersebut ditargetkan untuk menambah jaringan 120 Km dengan 9500 SR seperti Gandus dan Talang Kelapa. Tidak hanya daerah baru  namun daerah eksisting Jargas. 

"Jika yang sebelumnya kita rambah daerah baru, sekarang selain itu kita penuhi juga di kawasan eksisting yang di satu kelurahan itu belum tentu seluruhnya sudah menggunakan Jargas," katanya. 

Menurutnya, tahun depan ditargetkan akan menambah pelanggan 2000 lagi sehingga total 9000 pelanggan. Jargas yang sudah terpasang di 14 kelurahan dari 107 kelurahan di Palembang. Yakni, Lorok Pakjo, Siring Agung, Demang Lebar Daun, Mandi Api, Kasnariansyah, Kelurahan 20 Ilir DIV, Bukit Lama, Poligon, Talang Kelapa, Kemang Manis, Talang Aman, Sukajaya, Sukabangun dan Bukit Baru. (Ara)
×
Berita Terbaru Update