![]() |
PALEMBANG, SP - Pebulu Tangkis Indonesia Anthony Ginting menjadi salah satu yang mewakili Indonesia turnamen puncak BWF World Tour Finals di Guangzhou, China, 11-15 Desember 2019 mendatang.
Dirinya akan turun di nomor tunggal Putra bersama Jonatathan Cristie dan pebulu tangkis lainnya dalam mempertarungkan delapan pemain terbaik di sepanjang 2019 ini.
Diakui Ginting (Sapaan akrabnya) ini merupakan kali kedua ia mengikuti turnamen ini pada 2018 lalu kala itu dirinya harus gagal dalam babak penyisihan grup saat menghadapi pebulutangkis asal Hongkong, Lee Cheuk Yiu, melalui pertarungan rubber game.
Ditanya mengenai target, pria kelahiran Cimahi, Jawa Barat, 20 Oktober 1996 itu mengaku tak sesumbar mengenai target dirinya memilih untuk fokus dan berlatih guna menebus catatan minor yang ia torehkan di pertandingan sebelumnya.
"Yang pasti soal target di BWF World Tour Finals saya ingin mempersembahkan yang terbaik. Turnamen puncak ini mempertemukan delapan pemain terbaik sepanjang 2019, tentu ini tidak akan mudah. Bagi saya semua lawan berat," ujar Ginting saat di temui usai melakukan eksibi melawan Jonathan Ginting di Kejuaran Nasional PBSI, Minggu (25/11/2019) malam.
Jika BWF World Tour Finals ginting tak ingin mematok target tinggi lain halnya dengan Asian Games di Filipina mendatang, dengan turun di nomor beregu, kali ini Ginting menargetkan medali emas.
"Untuk Sea Games target kami jelas, kami ingin meraih medali emas. Kami tentu akan berjuang bersama-sama agar bisa menjadi pemenang," ujar pebulutangkis peringkat 8 dunia itu.
Sebelumnya Ginting telah mengikuti beberapa turnamen dunia, namun sayang pebulutangkis yang pernah menyumbangkan perunggu di Asian Games selalu gagal di partai puncak sepanjang tahun 2019 ini
Ginting tercatat empat kali gagal menjadi juara setelah tampil di laga final, Yakni salah satunya di ajang Singapore Open dan China Open. (Nis)
