Notification

×

Tag Terpopuler

Harga Pempek Stabil, Meski Harga Bawang Putih Meroket

Tuesday, February 11, 2020 | Tuesday, February 11, 2020 WIB Last Updated 2020-02-11T04:39:45Z
Kawasan Jalan Mujahidin, 26 Ilir, Palembang sebagai salah satu sentra perdagangan pempek di Kota Palembang. Sejumlah pedagang pempek disana mengaku tidak menaikkan harga dagangannya meski dihantui kenaikan harga bawang putih sepekan belakangan.
PALEMBANG, SP - Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional yang ada di Palembang, lebih dari sepekan ini mengalami kenaikan berkisar hingga mencapai Rp55 ribu hingga Rp60 ribu per kilogramnya, namun hal itu tidak membuat pedagang pempek mengeluh.

Berdasarkan pantaun Sumsel Pers di lapangan, kenaikan bawang putih ini dipicu isu wabah Virus Corona yang saat ini melanda China. Apalagi bawang putih ini kebanyakan di import dari negeri tirai bambu tersebut, yang membuat berkurangnya stok bawang putih.

Akibat stok bawang putih yang menipis itulah mengakibatkan meroketnya harga bawang putih di pasaran. Salah satu pedagang pempek, panganan khas Palembang yang salah satu bahan utama pembuatan cukanya adalah bawang putih, di Kota Palembang, Romi mengakui, harga bawang putih sudah lebih sepekan ini naik hampir dua kali lipat dari harga normal. Padahal menurutnya untuk membuat cuka pempek, 30 persennya harus menggunakan bawang putih.

“Kalau untuk menaikkan harga pempek saat ini belum kami lakukan, tetap berjualan dengan harga lama, karena takut pelanggan akan lari jika menaikkan harga,” kata Romi, ditemui di kedainya, Senin (10/2).

Evi pedagang pempek di Pasar 26 Ilir Palembang menyebutkan, beruntung pihaknya sudah sejak lama menyimpan bawang putih sebagai stok, sebelum adanya kenaikan harga. 

“Jadi bagi kami tidak ada masalah, selain itu juga kami sudah antisipasi, jika sewaktu-waktu bahan pokok naik seperti bawang putih saat ini. Meski harga bawang putih mengalami kenaikan, kami tidak menaikkan harga pempek, apalagi di kawasan ini kan rata-rata yang jual pempek Rp1.000, jika kami menaikkan harga tidak ada yang beli,” kata Evi. (dkd)
×
Berita Terbaru Update