Deru Minta Perketat Arus Keluar Masuk Bandara

Gubernur sumsel, Herman Deru saat meninjau SMB II, Palembang, Rabu (15/4/2020). (foto/Cr2)
PALEMBANG, SP - Gubeenur Sumsel Herman Deru (HD) meminta petugas bandara Sultan Mahmud  Bandara (SMB) II Palembang untuk memperketat kedatangan penumpang. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan virus Corona (Covid-19).

Deru mengatakan, sejak wabah Covid-19 hingga saat ini mengalami Penurunan terbukti beberapa maskapi sudah melakukan pembatasan penerbangan.

"Alhamdulillah bandara SMB II Palembang sebelum Covid-19 dalam sehari menerima kesatangan lebih dari 12 ribu penumpang. Kini sudah turun sebesar 95 persen," katanya usai meninjau SMB II, Palembang, Rabu (15/4/2020).

Dijelaskannya, dari laporan pihak bandara yang didapatkannya, hari ini saja jumlahnya hanya 450 penumpang. Hal ini efek dari kebijakan maskapi sudah mengurangi flight termasuk juga menertibkan physical distancing dalam pesawat.

Kendati demikian, ungkap Deru, hal tersebut tidak lepas dari kerja keras Lanud, Dinas perhubungan, Dinas Kesehatan yang membperketat jalur kedatangan di Bandara SMB II. 

Selain itu, Deru juga meminta kerja keras serupa bukan hanya dilakukan oleh para petugas saja tapi masyarakat yang harus berbuat dengan cara mencegah dan membantu diri sendiri terlepas dari Covid-19 yangf juga berfek pada membantu orang lain. 

"Jika kita disiplin mematuhi anjuran-anjuran pemerintah, sampai dengan hari ini hingga enam hari berjalan ada laporan satu penambahan satu positif. Artinya cukup menurun, mudah-mudahan akan terus menurun dan sirna dari Sumsel, Indnonesia dan dunia," tandasnya.

Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Palembang juga diminta untuk seleksi betul khususnya kepada penumpang yang datang. Bahkan dia mengingatkan untuk tidak pandang bulu jika memang terjadi indikasi memenuhi standar Covid-19 dan kemudian untuk segera di bawah ke rumah sakit rujukan yang telah disediakan.

"Jadi kemarin baru saya tanda tangani ada penambahan 43 rumah sakit rujukan. Jadi sekarang setiap daerah-daerah itu sudah tersebar rumah sakit rujukan yang dapat menangani Covid-19 dan bisa merekomendasi bersama dinas kesehatannya,"tegasnya.  (Cr2)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.