Demi Gelar Sarjana, Kiper SFC Ternyata Rela Habiskan Kuliah Selama 10 Tahun


PALEMBANG, SP - Pendidikan menjadi hal yang penting bagi Kiper Sriwijaya FC Imam Arief Fadhila, banyak yang tak tahu bahwa Eks penjaga gawang Persebaya Surabaya ini ternyata rela menghabiskan waktu selama 10 tahun demi mengejar gelar sarjana ekonominya. 

Yah, kesibukannya sebagai pesepakbola nasional membuatnya harus menomor duakan pendidikannya kala itu, meski begitu ia tetap bersyukur bisa melanjutkan perkualihannya tersebut hingga selesai. 

"Iya dulu kuliah sampai 10 tahun. Karena ceritanya waktu itu saya lagi ikut di Persib, kesibukan saya sebagai pesepakbola membuat saya dua kali keluar dari kampus, tapi Allhamdulillah mereka sudah tahu banyak pemain Persib kuliah di situ. Jadi nggak masalah Izin kerja untuk main sepakbola,"ujarnya,  Senin (11/5/2020).

Diakui Imam meskipun sebagai pesepakbola, lantas mengabaikan pendidikan, itu adalah hal yang salah menurutnya.

Ia berpendapat seharusnya pesepakbola selain pintar dalam bermain bola, insan sepakbolapun harus memiliki keunggulan dalam bidang akademis mengingat pesepakbolapun dianggap sebagai contoh publik figur dalam masyarakat. 

"Pendidikan itu penting kenapa?  Karena yang pertama untuk meningkatkan SDM, pergaulan. Pendidikan nomor satu. Setelah pensiunan bola masak tamatan SMA,Gak terlalu susah nyari kerja. Bukan ngerendahkan. Tapi ilmu belajar itu penting,"ungkapnya. 

Ia juga mengatakan tak selamanya ia tetap eksis di dunia olahraga,  adakalanya pesepakbola itu pensiun dan tidak dipakai lagi tenaganya bahkan kemungkinan buruknya mengalami cidera parah yang mengharuskan pemain tersebut harus gantung sepatu. Di kondisi itulah gelar tersebut akan berguna.

"Kita kan nggak selamanya di bola, nasib buruk pemain bola itu ketika mengalami cidera parah, untuk mewanti wanti itu makanya kita harus punya bekal menyiapkannya dari sekarang,"tukasnya (Nis) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.