Jambret Demi Game Online

Rian Dan Heri Saat Menjalani Pemeriksaan Di Mapolsek Sukarami Palembang (FT DO)
PALEMBANG, SP
- Rian Fransisco (18) dan Heri (19) gagal melancarkan aksinya saat menjambret. Tak ayal, keduanya diamuk massa hingga babak belur, di kawasan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang Rabu (10/6) malam.

Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto melalui Kanit Reskrim Iptu Hermansyah menjelaskan, jika anggotanya sukses menciduk keduanya saat tengah dihajar massa beramai-ramai. Dituturkannya, pada saat itu korban pulang kerja duduk di lokasi kejadian. Datang dua orang menggunakan sepeda motor langsung merampas hape.

"Korban sempat berteriak jambret. Dan melakukan pengejaran menggunakan motor Vario, mendengar teriakan korban warga ikut mengejarnya. Kedua pelaku pun berhasil ditangkap oleh warga," katanya, kemarin.

Kedua pelaku berhasil ditangkap warga setelah sepeda motor Scoopy yang dikendarainya terjatuh. Keduanya pun menjadi bulan-bulan warga yang kesal. "Kebetulan tidak lama anggota kami sedang patroli langsung mengamankan pelaku dari amukan warga," katanya.

"Barang bukti yang diamankan sendiri ialah motor Scopy milik kedua pelaku dan hape korban yang dijambretnya. Atas perbuatan tersebut keduanya terjerat pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," katanya.

Salah satu pelaku Rian, warga Jalan Sukawinatan Kelurahan Sukajadi mengaku baru sekali menjambret karena butuh uang dan ketagihan bermain game online. “Kami kecanduan game online pak, jadi nekat jambret,” singkat dia. (do)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.