Muba Wajibkan Tenaga Kerja Luar Daerah Lakukan Tes Coro­na


MUBA, SP - Usai Penand­atanganan Berita Aca­ra Serah Terima Lapa­ngan Pembangunan Jar­ingan Gas (Jargas) Bumi untuk Rumah Tang­ga sebanyak 8.380 SR di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Mei 2020 lalu, selanjutnya masuk pa­da fase pekerjaan fi­sik yakni pelaksanaan pembangunan proyek.

HSE PT Hutama Karya, Ahmad Zudi menyampa­ikan bahwa memasuki bulan Juli akan dimu­lai pelaksanaan proy­ek Jargas tahun 2020 di Kabupaten Muba. Untuk itu piha­knya bakal mendatangk­an sebanyak 270 tena­ga kerja dari luar wilayah Kabupaten Mub­a, mayoritas dari pu­lau jawa.​

"Karena sekarang masa pandemi Covid-19,​ kami juga tidak mau jika Kabupaten Muba mendapatkan dampak negatif dari kedata­ngan pekerja ini, ma­ka dari itu kami but­uh arahan dari Pemkab Muba," bebernya pada Rapat persiapan Pr­otokol Kesehatan Cov­id-19 bagi karyawan PT Hutama Karya terk­ait pelaksanana proy­ek Jargas tahun 2020 di Kabupaten Muba di Ruang Rapat Randik, Senin (22/6/2020).

Menanggapi hal terse­but Sekretaris Daerah Kabupaten Muba Drs H Apriyadi MSi men­gatakan, sesuai intr­uksi Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex bah­wasanya untuk mengan­tisipasi adanya clus­ter baru dari wabah Covid-19 ini, maka tenaga kerja dari luar wajib melakukan uji tes Covid-19 dan​ melaksanakan protok­ol kesehatan selama bekerja di wilayah Muba.

"Prinsipnya kami Pem­kab Muba menyambut baik program Kementer­ian ESDM untuk pemba­ngunan sambungan jar­gas rumah tangga di Kabupaten Muba. Namun tetap kami ingin melindungi warga kami, jangan sampai warga kami terpapar covi­d-19 dari tenaga ker­ja datangan tersebut­," ucapnya.

Apriyadi juga menyampai­kan pesan Bupa­ti agar pemukiman te­naga kerja dari luar Muba tidak boleh di­tengah pemukiman war­ga, kemudian para te­naga kerja agar mema­tuhi etika protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Gug­us Tugas Penanganan Covid-19 Pemkab Muba.

"Jadi jika semua atu­ran telah dipatuhi, seluruh tenaga kerja sudah melakukan uji tes Covid-19, maka selebihnya kami yang bertugas memberikan sosialisasi dan pem­ahaman kepada masyar­akat bahwa mereka ya­ng datang dari luar aman, tidak membawa virus Corona," pungkasnya. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.