Incar Pemain Berlabel Liga 1, SFC Korbankan Empat Pemain

Skuad SFC Pose Bersama 
PALEMBANG, SP - Sriwijaya FC sepettinya tak mau kalah dengan  rivalnya di grup D PSMS Medan yang sukses memboyong pemain bintang sekelas Ferdinan Sinaga dan Paulo Sintanggang. 

Kini klub berjuluk Laskar Wong Kito ini juga menjajaki cara yang sama, mulai dari kabar peminjaman striker Madura United Alberto Goncalves hingga berencana akan mendatangkan pemain berlabel Liga 1.

Hal tersebut diungkapkan Pelatih Sriwijaya FC Budiarjo Thalib, pelatih asal Makassar tersebut mengungkapkan masih akan menambah setidaknya tiga amunisi  yang akan diplot menghuni striker, bek kiri, dan winger.

"Rencana kita ada target untuk menambah tiga pemain lagi. Bocorannya mereka dari tim Liga 1, posisinya striker, bek kiri, dan winger," ujarnya, Selasa (25/8/2020).

Menyusul adanya wacana perekrutan pemain baru, Dirtek PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Indrayadi mengatakan pihaknya akan mengambil konsekuensinya yakni terpaksa harus mengorbankan setidaknya empat pemain. 

Mengingat dengan kompisisi yang terbilang terlalu gemuk membuat klub peraih gelar double winner 2007-2008 silam ini terpaksa melakukan perampingan skuad. 

"Sistem dan format kompetisi yang baru ini hanya berjalan sebentar, karena  jumlah pertandingannya sedikit. Untuk itulah, minimal jumlah pemain yang kami butuhkan kisaran 25 atau 26 pemain saja, itu sudah cukup,"ungkapnya.

"Sudah dievaluasi tinggal kita konfirmasi ke pemainnya aja. Kemungkinan dalam waktu dekat satu atau dua hari kita eksekusi. Tapi yang pasti akan ada pengurangan, untuk itu tentunya kita menilai bagaimana kontribusinya didalam tim,"lanjutnya. 

Sementara itu beberapa pemain seperti Imam Arief Fadilah mengaku sangat sedih mendengar kabar terkait adanya pencoretan pemain,  meksipun begitu dirinya menilai inilah dunia sepakbola ada yang datang dan ada yang pergi. 

"Sebenernya sedih ya jika harus berpisah dengan tim, tapi ini sebuah resiko pemain profesional, saya gak tau saya atau teman-teman yang lain yang dievaluasi itu kita harus benar-benar menerima itu dengan lapang dada,"timpal Imam (Nis) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.