Ditahan, Oknum Notaris Pelaku KDRT Segera Disidang

Oknum Notaris Pelaku KDRT didampingi Pengacara segera diajukan ke meja hijau. (Foto : Ariel/SP)

PALEMBANG, SP - Oknum notaris berisial ME diduga melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), setelah dilaporkan istrinya GT pada 24 Mei silam. Akhirnya resmi menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang.

"Benar tersangka sudah kita lakukan penahanan sejak beberapa hari lalu. Setelah pelimpahan tersangka beserta barang bukti atau tahap dua dilakukan," terang Kasi Tindak Pidana Umum Kejari Palembang Agung Ary Kesuma SH MH, Kamis (1/10/2020).

Agung menjelaskan, tersangka saat ini ditahan di sel sementara Polsek KP3 Boombaru dan segera dilimpahkan secepatnya ke Pengadilan Negri (PN) Palembang untuk menjalani proses sidang.

"Berkasnya akan segera kita limpahkan guna persidangan," jelas Agung.

 Diketahui, kejadian bermula Rabu (13/5/2020) sekitar pukul 17.30 WiB, saat itu tersangka sedang video call (VC) dengan keluarganya.

Tiba - tiba tersangka diduga VC dengan seorang perempuan dan saat itu korban berada di kamar anak - anak langsung keluar kamar dan melihat ke CCTV rumah dan langsung melihat dari balik pintu.

Terlapor kepergok sedang asyik VC dengan seorang perempuan sebelum akhirnya bertengkar hebat yang berujung dugaan KDRT dan membuat korban melapor ke Mapolsek Sukarami.

Akhirnya dilimpahkan kasusnya ke unit PPA Mapolrestabes Palembang dan dilakukan penahanan oleh Kejaksaan setelah dilimpahkan.

Sebelumnya, didepan sejumlah awak media, pria berprofesi sebagai notaris ini didampingi Kuasa hukumnya Titis Rachmawati SH MH CLA membantah keras kalau dirinya telah melakukan menganiaya terhadap istrinya.

“Semua tuduhan dalam laporan pelapor terhadap klien kami sebagai pelaku KDRT semuanya nol besar alias tidak benar. Jangan sampai ada penafsiran di masyarakat seolah-olah klien kami sebagai yang kejam dalam kasus itu,”ujar Titis. (Ariel)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.