Ruang Tahanan Polrestabes Melebihi Kapasitas

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji, (foto/DE)

PALEMBANG, SP
- Selama masa pandemi Covid-19, ruang tahanan sudah tidak lagi mencukupi atau overload Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang,.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan, di masa pandemi seperti ini protokol kesehatan dengan jaga jarak wajib dilakukan. 

Dengan overload, artinya sangat memungkinkan pencegahan Covid-19 terhalang dengan kapasitas yang berlebih tersebut.

Menurut Anom, saat ini jumlah tahanan di Polrestabes Palembang mencapai 946 orang. Idealnya, tahanan di Mapolrestabes Palembang dan Polsek jajaran itu hanya 369 orang. Jadi saat ini kondisinya overload sekitar 154 persen.

"Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan semua penegak hukum di Palembang. Mulai kepolisian, penyidik Kejati, Kejari Palembang, Kanwil Kemenkumham Sumsel, Kalapas dan Karutan Se-Palembang," ujarnya Anom, Kamis (22/10).

Anom mengakui, solusi menggeser tahanan yang sudah selesai vonis ke Lapas atau Rutan yang ada di Sumsel.

"Dari 946 orang tahanan di Polrestabes Palembang, sebanyak 335 orang sudah di eksekusi dan divonis. Jadi kita geser ke Lapas atau Rutan di Sumsel. Setidaknya ini mengurangi overload," jelasnya.

Anom menerangkan untuk penambahan gedung tahanan tak dimungkinkan karena membutuhkan proses yang panjang dan terlalu lama. 

Meski demikian untuk para tahanan di Mapolrestabes Palembang tetap dituntut bisa menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya secara berkala memberikan layanan kesehatan, serta maintenance kebersihan dengan penyiraman disinfektan.

"Kita juga bekali para tahanan dengan masker agar tidak terpapar Covid-19 selama di tahanan," ujarnya. (DE)  

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.