Stok Aman, Pertamina Diharapkan Segera Beri Solusi

Firduas Agoes Ketua Hiswana Migas Kabupaten Lahat, (foto/KH.Helmi) 

LAHAT, SP
- Ubah laku dimasa pandemi covid 19 ikut di terapkan pada pendistribusian tabung Gas 3 Kg diperuntukkan bagi rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Lahat,. Ada sedikit perubahan pendistribusian oleh Hisawana Migas, selama ini masyarakat dapat dibeli di tingkat pengecer atau warung diarahkan pada pangkalan meski saat ini jumlah pangkalan di Kabupaten Lahat masih sangat kekurangan untuk melayani jumlah RTM tersebar di 24 kecamatan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Hisawana Migas Firdaus Agoes Rabu (21/10) diselah-selah kesibukannya memantau pendistribusian tabung gas ditingkat pangkalan dua minggu terakhir cukup mengejutkan masyarakat yang masih belum terbiasa membeli tabung Gas ditingkat pangkalan. 

"Pola ini tidak semerta-merta langsung kami putuskan. Ada RDP bersama DPRD, Pemerintah, Pertamina,  Agen dan YLKI. Pada waktu RDP, lebih menyorot tingginya harga jual tabung gas 3 Kg di tingkat pengicer dan warung. Maka kami Agen LPG di Kabupaten Lahat mengambil kesimpulan, pendistribusian tabung gas hanya sampai di tingkat pangkalan yang juga didukung ESDM Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2009 tentang Penyediaan dan Pendistribusian Liquefied Petroleum Gas (LPG)", Jelasnya. 

Disinggung sulitnya masyarakat mendapatkan tabung Gas 3 Kg dan terjadi antrian di beberapa pangkalan ia kembali menegaskan, terjadinya kondisi tersebut  akibat hampir seluruh rumah dan UMKM ikut mengantri bersama RTM di pangkalan. Apa lagi, perbandingan jumlah pangkalan dengan konsumen sangat  tidak sebanding. 

"Itu juga faktor utama yang menyebabkan  kondisi saat ini terjadi. Selain belum ada pengkalan di setiap wilayah, pengiriman juga hanya satu bulan satu kali ke tingkat pangkalan", katanya. 

Solusinya, bagi masyarakat diluar data RTM selama ini mamakai tabung gas 3 Kg dapat segera beralih ke tabung gas LPG Non Subsidi meski hal itu membutuhkan solusi dari pertamina terkait mau diapakan tabung gas 3 Kg tersebut. 

"Na, Kami dari Hisawana Migas belum dapat menjawab. Itu kebijakannya ada di pertamina. Saat ini kami juga menunggu teknis dan petunjuk dari pertamina. Mungkin  tabung gas 3 Kg ditukar dengan tabung gas 5 Kg atau ada aturan ainnya" Pungkasnya. (KH.Helmi)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.