Pedagang Pasar di OKI Terima Tambahan Modal Usaha

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI, S. Sudiyanto Dja’far, S. Sos, Msi, meninjau Pasar Kayuagung usai menyerahkan bantuan modal usaha. (Foto: APR/SP)

KAYUAGUNG, SP - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir memberikan stimulus bantuan tambahan modal usaha dan keringanan biaya retribusi pasar bagi pedagang pasar tradisional. Mereka adalah pedagang pasar yang terimbas pandemi virus corona (Covid-19).

"Ini bantuan tambahan modal usaha memang jumlah tidak banyak, untuk meringankan beban para pedagang pasar tradisional di OKI” ungkap Bupati Ogan Komering Ilir melalui Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI, S. Sudiyanto Dja’far, S. Sos, Msi, Senin (21/12).

Sudiyanto menjelaskan bantuan sebesar Rp 600 ribu ini diterima oleh  400 pedagang di Pasar Kayuagung dan Pasar Sirah Pulau Padang.

“Dari usulan ada 400 pedagang lolos verifikasi dan validasi karena bantuan ini untuk pedagang yang terdampak Covid-19 salah satu syaratnya mereka (pedagang) belum menerima bantuan dalam bentuk apa pun”. Jelas Sudiyanto. 

Pandemi Covid-19 memang menekan pendapatan bagi para pedagang pasar. Tidak hanya pelaku usaha kecil, pelaku usaha menengah dan besar juga mengalami tekanan. Untuk itu Pemkab OKI menginisiasi bantuan tambahan modal bagi para pedagang ini. Selain tambahan modal Pemkab OKI juga memberi keringanan retribusi pasar selama dua bulan kepada pedagang di tiga pasar Tradisional terbesar di Wilayah ini; Kayuagung, Tulung Selapan dan Tugu Mulyo. 

"Stimulus ini diharapkan meringankan pengeluaran pedagang pasar tradisional, menambah dagangannya. Omzet juga bisa laku lebih baik," terang Sudiyanto.

Pemerintah daerah menurut Sudiyanto berharap kondisi dapat kembali normal. Sehingga kegiatan ekonomi dapat berjalan dengan baik.

"Saya tahu kondisi ini berat tapi kita ingin bapak ibu tetap kerja keras sesuai bidang masing-masing," terangnya. (APR) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.