Muba Siapkan 150 Petugas Vaksin

Ilustrasi Vaksin

MUBA, SP- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyiapkan 150 petugas untuk menjadi vaksinator vaksin COVID-19.

Para petugas ini nantinya akan melakukan penyuntikan bagi para penerima vaksin COVID-19.

"Ada 150 vaksinator yang kita siapkan. Sebelum menjalankan tugas, para vaksinator ini terlebih dahulu diberikan pelatihan," ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Untuk tahap pertama vaksinasi, kata Dodi, Kabupaten Muna menerima 3.228 dosis vaksin Sinovac yang keseluruhannya diperuntukkan bagi para tenaga medis. "Kita sudah siapkan pula 3 Rumah Sakit dan 28 Puskesmas sebagai tempat vaksinasi berlangsung," kata Dodi.

Bukan hanya itu, orang nomor satu di Bumi Serasan Sekate ini menegaskan, untuk memperlancar distribusi vaksin agar proses vaksinasi berjalan dengan baik, pihaknya telah berkoordinasi dengan suluruh pihak lintas sektoral guna membahas bagaimana strategi distribusi vaksin.

"Kita sudah koordinasi lintas sektoral dengan TNI, Polri, Kejasaan dan lainnya. Kita juga bentuk Satgas Khusus Distribusi Vaksin," tegas dia.

Terkait dengan berbagai fasilitas, Dodi menegaskan, sejauh ini berbagai fasilitas yang diperlukan mulai dari penyimpanan, pendistribusian, hingga pelaksanaan vaksinasi telah disiapkan pihaknya dengan baik.

"Saya sudah cek gudang penyimpanan, semuanya baik. Kita ada cold storage dan peralatan pendukung lainnya. Initinya kita siap jalankan vaksinasi," kata dia.

Lebih lanjut Dodi mengatakan, saat ini posisi atau kondisi Kabupaten Muba dalam keadaan kurang baik. Mengingat penambahan kasus COVID-19 masih terus terjadi hampir setiap harinya.

"Posisi Muba saat ini sudah tidak bagus sejak beberapa bulan lalu. Setiap hari ada penambahan kasus. Padahal kita sudah menerapkan prokes. Jika kedepan diri kita abai, maka permasalahan ini akan terus terjadi. Oleh karena itu, vaksin menjadi salah satu langkah untuk memutus mata rantai COVID-19," jelas dia.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Muba, Azmi Dariusmansyah, menambahkan, jumlah tenaga kesehatan Kabupaten Muba yakni 3.320 orang, dimana jumlah vaksin COVID-19 yang didapat pada tahan pertama sebanyak 3.228 dosis.

"Memang ada kekurangan dari jumlah dosis yang diterima dengan jumlah tenaga kesehatan, tapi kurangnya tidak terlalu banyak. Tenaga kesehatan yang nantinya belum divaksin akan disusulkan pada gelombang berikutnya, kita ambil skala prioritas terlebuh dahulu," tandas dia. (Ocha)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.