Faktor Ekonomi, Anak Perempuan Jadi Korban


PALEMBANG, SP - Sering cekcok lantaran uang belanja kurang,  Hendi Karyansa banting TV hingga menimpa kaki sebelah kanan anak perempuannya SA (4) dihadapan istrinya sendiri Nelly (42) warga Jl. Tepi Sungai Kedukan, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Palembang

KDRT ini terjadi, dirumahnya korban di Jl. Tepi Sungai Kedukan, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, Minggu (7/3/2021) sekitar pukul 22.30 WIB. 

Dihadapan petugas, korban menuturkan kejadian ini berawal dari terlapor pada saat kejadian emosi hingga membantingkan tv di rumahnya hingga menimpa anak perempuannya SA (4), akibatnya anaknya harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka robek pada kaki sebelah kanan. 

Nelly menjelaskan, selama ini memang antara ia dan terlapor sering cekcok mulut hingga terjadi penganiayaan yang dilakukan terlapor kepadanya. 

"Terlapor ini tidak bekerja, sehingga keributan kami terjadi karena masalah ekonomi," katanya Nelly, Selasa (9/3/2021). 

Nelly mengungkapkan, selama ini ia yang bekerja di salah satu Mall di kota Palembang, namun karena covid membuatnya berhenti bekerja. 

"Tidak ada lagi pemasukan," jelasnya. 

Merasa tidak tahan selalu dianiya dan terlapor selalu emosian hingga nekat membanting barang di rumahnya, lantas Nelly memutuskan melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. 

"Terlapor masih tinggal di rumah kami di TKP, namun saya pergi dari rumah itu dan tinggal di rumah kami yang satunya di kawasan Seberang Ulu I Palembang, lantaran saya masih kesal atas ulahnya yang tega berbuat kasar hingga mengenai putrinya sendiri," jelasnya. 

Ia berharap agar terlapor dapat bertanggung jawab. Semoga dia cepat sadar atas ulahnya dan dapat bertanggung jawab atas perbuatannya. 

"Atas kejadian tersebut mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat laporan suaminya atas Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)," tutupnya. 

Sementara itu laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami korban sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, untuk selanjutnya laporan korban akan diserahkan dan ditindak lanjuti Unit Reskrim Polrestabes Palembang. (DE)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.