Insentif 30 Lubang Makam Covid-19 Belum Dibayarkan

PALEMBANG, SP - Tukang gali kubur khusus terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia mendapatkan upah Rp750 ribu perlubang. Meskipun pengajuan 30 lubang belum dilakukan pembayaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menjanjikan segera dibayarkan.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Kota Palembang, Affan Prapanca Mahali mengatakan, honor untuk gali kubur di TPU Gandus khusus Covid-19 langsung dikirim ke rekening yang bersangkutan.

"Ada empat tukang gali kubur yang betugas, dimana setiap lubang diberi upah di atas penggalian makam seperti biasanya yaitu Rp750 ribu," katanya, Kamis (15/4/2021).

Affan mengatakan, pembayaran insentif kepala penghali kubur ini dilakukan sesuai dengan pengajuan pembayaran. Biasanya, pengajuan dilakukan setelah 10-15 lubang dan dibayarkan dengan menggunakan anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT).

"Sudah diajukan ke BPKAD masih ada 25-30 lubang lagi yang belum dibayarkan, masih dalam proses," katanya.

Sementara itu, hingga saat ini lahan khusus penempatan jenazah terkonfirmasi Covid-19 di TPU Gandus seluas 2 hektar ini, masih banyak belum tergunakan atau masih luas.

"Sudah ada 449 makam, dari 2 hektar itu bisa menampung 1500 makam, artinya baru digunakan sekitar 35 persen," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.