Dermaga 7 Ulu Dibangun Untuk Integrasi Antarmoda


PALEMBANG, SP -
Integrasi transportasi antarmoda sudah digaungkan sejak beberapa tahun ini. Untuk realisasi diantaranya dibangunlah Dermaga 7 Ulu dan 16 Ilir.

Transportasi yang terintegrasi ini meliputi LRT, Transmusi juga angkutan air sepertu bus air dan ketek. Dengan menggunakan anggaran dari pemerintah pusat, akhir tahun ini Dermaga 7 Ulu dibangun. 

"Pengerjaan fisik Dermaga 7 Ulu tahun ini dengan dana APBN Rp25 miliar secara multiyear," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palembang, Agus Rizal, Senin (13/9/2021).

Penataan dermaga ini mulai dari 7 Ulu dekat dengan Kampung Kapitan hingga Kelenteng 10 Ulu. Berseberangan juga dengan Dermaga 16 Ilir yang sudah hampir rampung.

Agus mengatakan, nantinya setiap angkutan air yang bersandar akan ditata. Mana trayek dalam kota, luar kota dan juga kapal-kapal besar. "Maka kita akan tata tongkang dan speedboat yang biasa beroperasi dan bersandar di kawasan yang sekarang sedang dibangun," katanya

Lantaran dermaga ini dikonsep modern, maka pelayanan yang diberikan harus bermuara pada pengutamaan keselamatan. Oleh karena itu, nantinya semua angkutan sungai akan wajib bertiket, diasuransikan, menggunakan peralatan keselamatan, serta berjadwal.

"Diharapkan angkutan air yang berkeselamatan. Tiket dibeli di jasa pembelian, termasuk ada data manifes penumpang," katanya. (Ara)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.