-->

Notification

×

Kebijakan Satu Harga Minyak Goreng Rp14.000 Perliter, di Pasar Masih Mahal

Thursday, January 20, 2022 | 15:03 WIB Last Updated 2022-01-20T08:03:01Z


PALEMBANG, SP -
Kebijakan satu harga minyak goreng di seluruh wilayah termasuk Kota Palembang telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan Rp14.000 perliter.

Hal ini buntut dari naiknya CPO (minyak mentah) yang menyebabkan melonjaknya harga minyak goreng di pasaran seharga Rp20.000 perliter.

Seperti di minimarket dan supermarket harganya sudah Rp14.000 perliter, setiap pembeli dibatasi pembelian maksimal 2 liter saja. Hal ini untuk menghindari panic buying atau kebiasaan borong belanjaan murah oleh para konsumen.

Berbeda dengan di pasar tradisional, harga minyak goreng masih beragam. Mulai dari Rp17.000 - Rp20.000 perliter. Teti, salah seorang pedagang sembako di Pasar Sekip Ujung mengatakan, ia belum sepenuhnya mengetahui kebijakan satu harga itu.

"Saya beli dari distributor Rp15.500 perliter, saya cuma untung sedikit, kalau harus dijual Rp14.000 saya rugi. Jadi mungkin nunggu stok 1 kardus (isi 24) dihabiskan dulu," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Ahmad Rizali mengatakan, kebijakan satu harga ini merupakan subsidi dari Kemendag selama 6 bulan kedepan.

"Seluruh pedagang harus jual Rp14.000 perliter, jika tidak ada sanksi karena ada tim satgas yang periksa dan termasuk jika menerima laporan," katanya.

Sementara pasar tradisional, pihaknya memberikan waktu sampai 7 hari kedepan untuk penyesuaian harga. Para pedagang akan mendapatkan harga terbaik dari distributor dan nantinya distributor akan menagihkan subsidi itu ke pemerintah.

"Karena kebijakan ini bentuknya subsidi, jadi nanti pihak distributor yang menagih subsidi ini ke pemerintah," katanya. (Ara)















Popular Posts

×
Berita Terbaru Update