PALEMBANG,SP - Pasca terjadinya kebakaran yang terjadi di salahsatu resto di pusat perbelanjaan PIM di Jalan Letkol Iskandar,Sabtu (30/05/2026). Mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Kota Palembang. M.Hidayat, dan Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang, H.Ilyas Hasbullah.
Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Palembang,M.Hidayat,Pemerintah Kota bersama instansi terkait harus segera melakukan audit menyeluruh terhadap sistem keselamatan Palembang Indah Mall (PIM).
"Saya mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap seluruh sistem keselamatan gedung tanpa terkecuali. Keselamatan masyarakat tidak boleh hanya bergantung pada kelengkapan dokumen administratif," ujar Hidayat, Rabu, (03/6/2026).
Ada empat poin krusial yang menjadi sorotan utama DPRD Kota Palembang terkait insiden ini:
1. Uji Fungsi Alat Proteksi Kebakaran: Pemkot dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memastikan seluruh perangkat darurat—seperti sprinkler otomatis, alarm, detektor asap, hidran, APAR, hingga jalur evakuasi—berfungsi optimal saat terjadi krisis.
2. Transparansi Sertifikat Laik Fungsi (SLF): Status SLF PIM, termasuk riwayat evaluasi dan kepatuhan pengelolanya, harus dibuka secara transparan kepada publik sebagai jaminan keamanan.
3. Evaluasi SOP Evakuasi: Sorotan tajam diarahkan pada dugaan adanya hambatan evakuasi, seperti pengunjung yang masih diwajibkan membayar parkir dalam kondisi darurat. Hidayat menegaskan keselamatan jiwa wajib didahulukan di atas prosedur apa pun.
4. Perluasan Pengawasan ke Seluruh Mall: DPRD Palembang dalam waktu dekat akan memanggil Dinas Perizinan, Dinas Pemadam Kebakaran, dan pihak pengelola mall melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP). Evaluasi ini dipastikan tidak hanya berlaku untuk PIM, melainkan untuk seluruh mall di Palembang.
Ke depan, DPRD Kota Palembang juga berkomitmen untuk memperkuat regulasi daerah terkait audit keselamatan berkala dan memastikan dukungan APBD yang kuat untuk penguatan mitigasi bencana serta kesiapsiagaan armada pemadam kebakaran.
Sementara itu, Ketuq Komisi II DPRD Kota Palembang,H.Ilyas Hasbullah menegaskan jika dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan sidak terhadap semua komponen yang berkaitan keamanan gedung di PIM, seperti, Apar ,dan lain sebagainya. Sebab, kenyamanan dan keamanan pengunjung harus menjadi prioritas, mengingat pengunjung PIM cukup ramai dan padat.
"Kita juga akan mengecek terkait parkir yang mana kadang kita bisa lihat pengunjung sudah membayar dipintu masuk tapi faktanya tidak ada tempat parkir, tegas Ilyas. (red)
