Notification

×

Tag Terpopuler

Hadapi Ancaman Karhutla, Ratu Dewa Minta Tirta Musi Proaktif Dukung Pemadaman

Tuesday, August 18, 2026 | Tuesday, August 18, 2026 WIB Last Updated 2026-08-18T08:25:56Z

 


PALEMBANG,SP – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memperkuat langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Salah satu perhatian utama adalah ketersediaan sumber air untuk mendukung proses pemadaman.


Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, kondisi sejumlah sumber air seperti drainase, danau, dan anak sungai yang mulai mengering menjadi kendala bagi petugas ketika melakukan pemadaman kebakaran.


“Kendalanya sejauh ini sumber air saat akan memadamkan api cukup sulit, karena sumber air seperti drainase, danau, anak sungai kebanyakan kering,” kata Ratu Dewa.


Melihat kondisi tersebut, Ratu Dewa meminta Perumda Tirta Musi lebih proaktif memberikan dukungan dalam penanganan karhutla. Dukungan tersebut diharapkan dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar).


Menurutnya, potensi kebakaran pada tahun ini cukup tinggi sehingga diperlukan kesiapsiagaan dan sinergi antarinstansi untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.


“Maka kami minta Perumda Tirta Musi untuk proaktif untuk men-support, apalagi potensi kebakaran tahun ini cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dengan berkolaborasi dengan Damkar,” ujarnya.


Ratu Dewa menyebut tiga kecamatan yang menjadi perhatian khusus Pemkot Palembang dalam menghadapi ancaman karhutla, yakni Kertapati, Ilir Barat I, dan Alang-Alang Lebar.


Ketiga wilayah tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi saat musim kemarau. Selain menjadi kawasan yang berpotensi mengalami karhutla, wilayah tersebut juga berbatasan dengan Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Banyuasin yang masih memiliki kawasan hutan dan lahan yang rentan terbakar saat musim kemarau panjang.


Karena itu, Pemkot Palembang akan meningkatkan pengawasan dan memperkuat langkah pencegahan di wilayah rawan. Upaya tersebut dilakukan melalui patroli serta koordinasi lintas instansi.


Ratu Dewa juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Menurutnya, aktivitas tersebut berpotensi memicu kebakaran sekaligus berdampak terhadap kualitas udara.


Ia meminta camat, lurah, ketua RT dan RW turut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.


“Imbauan kepada masyarakat, camat, lurah, RT, RW jangan bakar sampah sembarangan. Ini menyebabkan kebakaran dan kualitas udara yang tidak sehat,” tegasnya.


Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, Pemkot Palembang telah menyiapkan posko terpadu di seluruh kecamatan. Posko tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI dan Polri, Polsek, Koramil, hingga masyarakat.


“Antisipasi yang kita siapkan sudah ada SK Posko Terpadu di semua kecamatan yang berkolaborasi dengan TNI Polri, Polsek, Koramil secara terpadu, juga masyarakat,” katanya. (Ara)

×
Berita Terbaru Update