PALEMBANG,SP – Universitas PGRI Palembang terus memperkuat tata kelola, kualitas sumber daya manusia, serta mutu akademik sebagai bagian dari transformasi perguruan tinggi menuju standar yang selaras dengan perkembangan global.
Rektor Universitas PGRI Palembang, Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si., mengatakan perubahan yang dilakukan bukan sekadar administratif, tetapi juga menyangkut pergeseran orientasi dari pemenuhan standar nasional menuju pencapaian mutu yang berdaya saing global.
Hal itu disampaikannya di sela Wisuda S2 ke-41 dan S1 ke-67 Universitas PGRI Palembang di Hotel Wyndham Palembang, Selasa (29/9/2026). Wisuda tersebut diikuti 1.577 peserta yang dibagi dalam tiga sesi.
Para wisudawan terdiri dari Program Pascasarjana 165 orang, FKIP 1.062 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 205 orang, Fakultas Teknik dan Informatika 79 orang, Fakultas Sains dan Teknologi 49 orang, serta Fakultas Perikanan dan Kelautan 17 orang.
Bukman menjelaskan, penguatan juga dilakukan melalui pengembangan program studi. Pada 2017, UPGRI Palembang memiliki 24 program studi di lima fakultas dan satu program pascasarjana. Kini jumlahnya meningkat menjadi 38 program studi yang tersebar di enam fakultas dan satu program pascasarjana.
“Sebanyak delapan program studi telah meraih akreditasi Unggul dalam lima tahun terakhir, sementara mayoritas lainnya berstatus Baik Sekali,” kata Bukman.
Dari sisi sumber daya manusia, UPGRI Palembang saat ini memiliki 135 dosen bergelar doktor. Selain itu, 38 dosen sedang menempuh pendidikan doktoral dengan dukungan pembiayaan dari universitas. Jumlah tersebut ditargetkan terus meningkat hingga proporsi dosen bergelar doktor mencapai 58 persen.
Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, UPGRI Palembang juga meraih peringkat pertama kategori skor SINTA untuk perguruan tinggi universitas dari LLDIKTI Wilayah II tahun ini.
Sementara itu, Ketua BPH Universitas PGRI Palembang, Dr. Hj. Meilia Rosani, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan dan orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UPGRI Palembang.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap program Pemerintah Kota Palembang melalui “Palembang Cerdas”. Menurutnya, Pemkot Palembang telah memberikan kesempatan dan beasiswa kepada 170 guru SD dan SMP untuk melanjutkan pendidikan S2 di Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang.
Pembina BPH Universitas PGRI Palembang, Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M., menambahkan, lulusan perguruan tinggi ke depan tidak cukup hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja.
“Mindset ini harus diubah, bukan hanya mencari, tetapi menciptakan,” ujarnya. (Ara)
