Notification

×

Tag Terpopuler

Proses Alot Updating BDT Ditarget Selesai 2020

Monday, September 02, 2019 | Monday, September 02, 2019 WIB Last Updated 2019-09-02T09:31:08Z
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Palembang, Aprilita Sari (foto/net)
PALEMBANG, SP - Updating data yang dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) sebagai upaya mengentaskan kemiskinan, agar program yang disediakan tepat sasaran, diperkirakan akan rampung sepenuhnya di awal 2020 mendatang. 

Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Palembang, Aprilita Sari mengatakan, saat ini proses updating sedang berjalan, dimana sekitar 50 persen untuk verifikasi dan validasi (Verval) data Basis Data Terpadu (BDT) lama dan ada juga data pemuktahiran (data baru warga miskin yang belum dapat bantuan). 

"Proses yang ada sekarang akan kita terus lakukan, karena untuk sepenuhnya selesai butuh waktu bahkan setidaknya 3 tahun dan kita perkiraan pada awal 2020 datanya sudah siap digunakan," katanya. 

Lita menjelaskan, data yang sudah ada dipihaknya saat ini hasil dari updating yang sudah terverifikasi dan validasi dari data BDT lama 50 ribuan, yang di luar BDT berdasarkan data pemuktahiran ada 56 ribu.  

"Untuk data yang harus kita verival ada 110 ribu, nanti ini sisanya akan kita updating (verival ulang).  Dari data yang sudah siap nanti kita ajukan ke kementrian sosial dan nanti pusat ini yang menentukan dapat atau tidaknya bantuan," jelasnya.  

Melalui updating data, tentu tujuan utamanya agar program kemiskinan yang ada dapat sesuai target,  dengan demikian masyarakat miskin dapat terbantu dan tujuan akhirnya angka kemiskinan di harap dapat berkurang. 

"Namun ini tentu tak mudah. Di lapangan tantangan yang seringkali petugas temui, yakni bagaimana sulitnya pengubahan mainset masyarakat, karena sudah terbiasa mendapatkan bantuan. Dipasang stiker di rumah 'bagus' kemudian lebel petugas pergi dilepas," ujarnya.  

Kepala BPS Kota Palembang, M Taufik menambahkan, secara statistik angka kemiskinan di Palembang sebenarnya turun per tahunnya. "Persentase penduduk miskin kita dari 11,4 persen menjadi 10,95 persen," katanya. (Ara).
×
Berita Terbaru Update