Notification

×

Tag Terpopuler

Pemkot Palembang Validasi 1.000 RTLH Penerima BSPS, Rumah di Sempadan Sungai Tidak Masuk Kriteria

Monday, March 16, 2026 | Monday, March 16, 2026 WIB Last Updated 2026-03-16T07:16:29Z

 


PALEMBANG,SP – Pemerintah Kota Palembang memastikan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 1.000 rumah tidak layak huni (RTLH) tahun ini terus berjalan dan tepat sasaran. 


Dari total target tersebut, saat ini lebih dari 700 rumah telah tervalidasi dan terverifikasi, sementara sisanya masih diberikan waktu untuk melengkapi persyaratan administrasi hingga batas waktu yang ditentukan. 


Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan, program bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempercepat penanganan RTLH di kota tersebut, dengan skema bantuan stimulan dari pemerintah pusat sebesar Rp20 juta per unit rumah.


Menurutnya, bantuan tersebut difokuskan untuk perbaikan bagian utama rumah, yakni atap, lantai, dan dinding, sehingga rumah penerima dapat menjadi lebih layak huni.


“Konsep bantuan ini bersifat stimulan, jadi pemerintah memberikan dorongan awal. Jika diperlukan tambahan biaya, masyarakat diharapkan dapat menambah secara mandiri agar hasil renovasi lebih maksimal,” ujar Ratu Dewa.


Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan program ini setiap kelurahan ditargetkan memperoleh alokasi sekitar 10 unit rumah  untuk diperbaiki, dengan prioritas penerima berdasarkan hasil verifikasi lapangan dan kelengkapan administrasi.


Namun, tidak semua rumah bisa masuk dalam daftar penerima. Salah satu syarat utama dari pemerintah pusat adalah status legalitas lahan dan bangunan. Rumah yang berdiri di kawasan sempadan sungai atau daerah aliran sungai (DAS) dipastikan tidak dapat menerima bantuan karena tidak memenuhi ketentuan administrasi.


“Banyak warga yang tinggal di kawasan DAS, sehingga secara aturan tidak bisa diakomodasi dalam program BSPS karena syarat utamanya adalah dokumen kepemilikan yang jelas,” jelasnya.


Selain itu, Pemkot Palembang juga tengah menyiapkan langkah lanjutan dengan menggandeng sektor perbankan dan pengembang perumahan. Pekan depan, pemerintah kota berencana mengundang pihak perbankan dan developer untuk memastikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun dukungan pembiayaan lain dapat tersampaikan kepada masyarakat. 


Berdasarkan data Pemkot, jumlah RTLH di Palembang saat ini tercatat mencapai 3.067 unit. Namun angka tersebut diyakini masih bisa bertambah seiring pendataan di lapangan.


Ratu Dewa bersama Wakil Wali Kota Prima Salam menargetkan lebih dari separuh jumlah RTLH dapat ditangani tahun ini, sehingga tersisa sekitar 1.000 unit pada 2027.


“Kami optimistis target penanganan RTLH bisa berjalan bertahap. Fokusnya bukan hanya mengejar angka, tetapi memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya. (Ara)

×
Berita Terbaru Update