Notification

×

Tag Terpopuler

Permudah dan Bantulah Kami Saat meminta

Monday, October 21, 2019 | Monday, October 21, 2019 WIB Last Updated 2019-10-21T04:01:29Z
 Kabid Oprasional Damkar Kabupaten Lahat Meokti Soebagjo, (foto/K. H helmi)
LAHAT, SP -Terjadi musibah kebekaran diwilayah padat penduduk untuk dapat dimaklumi oleh masyarakat pada saat petugas Pemadam Kebakaran (Dampakar) memberi peringatan kepada masyarakat untuk dapat membantu disaat diminta oleh petugas. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian (Kabid) Oprasional Damkar Kabupaten Lahat Meokti Soebagjo Senin (21/10) di Ruangg Kejanya.

"Jangan disalah tafsirkan. Disaat kami sedang beroperasi masyarakat diharapakan tidak menghalangi akses jalan Kendaraan Damkar khususnya didekat lokasi Kebakaran guna mempermuda operasi petugas",Himbaunya.

Dibeberapa wilaya tertentu, akses jalan banyak yang sempit dan sulit dijangkau oleh kendaraan Damkar akibat banyaknya kendaran roda empat dan dua memadati akase jalan ke lokasi Kebakaran. Ini sangat mengganggu dan menyita waktu ke titik terjadinya musibah kebakaran.
"Kesadaran bersama sangat kami harapkan pada saat kami beroprasi memberikan ruang seluas-luasnya bagi petugas Damoakar menjalankan tugasnya", terangnya.

Masyarakat yang ingin membantu operasi pemadaman untuk tidak langsung melakukan tindakan sebelum petugas meminta guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Bukan keberatan. Dalam pemadaman ada strateginya. Bukan langsung semprot Tampa perhitungan dan strategi",tambah Kasi Sarana Oprasional Damakar Hadi Riswantu.

Sementara Elsa Masyarakat Kabupaten Lahat meminta kepada petugas dilokasi saat terjadinya musibah Kebakaran meminta kepada aparat Keamanan dan Pemerintah setempata mengambil tindakan tegas kepada masyarakat yang dapat mengganggu proses pemadaman khusunya akses jalan kendaraan Damkar.
"Ya, sering kali terjadi. Musibah kebakaran menjadi tontonan masyarakat dan menimbulkan kemacetan yang dapat mengganggu jalan kendaraan damkar dan petugas Pemadam Kebakaran",Pungkasnya. (KH.Helmi)
×
Berita Terbaru Update