![]() |
| Kakak korban,Syamrudin memberi keterangan saat di rumah sakit |
- Tubuh Korban Tinggal Tulang Belulang
PAGARALAM, SP - Harimau Sumatera yang berkeliaran disekitar Gunung Api Dempo
(GAD) kembali menyerang warga. Kali ini terjadi di kawasan Bukit Tebat Benawah,
persisnya di Rimbe Larangan dan menewaskan korbannya . Yudiansyah Haryanto,
warga Desa Karang Dalam, Kabupaten Lahat.
Serangan harimau ini diperkirakan terjadi pada Senin sore lalu, karena kondisi korban yang tinggal pulang
belulang ketika ditemukan pada Kamis
(05/12). Kejadian baru diketahui setelah pihak keluarga korban nyusul korban ke
kebun karena tidak kunjung pulang.
Menurut keterangan kakak korban Syamrudin saat ditemui di rumah sakit
menyebutkan pada Senin (02/12) korban pergi ke kebun untuk memgambil kopi yang
sudah dipetik."Rencananya sehabis ngambil kopi langsung pulang ke Desa
Karang Dalam, Kabupaten Lahat, tetapi korban tidak
pulang-pulang."jelasnya.
Lalu katanya pada Kamis (05/12) kemarin pihak keluarga menyusul ke pondok
korban di Rimbe Larangan Tebat Benawah. “Setiba di lokasi kejadian sekitar 10
meter dari pondok kami melihat harimau menunggui korban sementara motor dan
kopi milik korban masih utuh. Saat Kami tiba harimau itu pergi, lalu kami
berinisiatif menghubungi pihak kepolisian untuk mengevakuasi jenazah korban.
Sekitar satu jam menunggu warga dan pihak kepolisian dari Polsek Dempo Selatan
tiba, kamipun kemudian membawa jenazah Yanto,” ujarnya.
Kapolsek Dempo Selatan, Iptu Zaldi menuturkan,setelah mendapat informasi
pihaknya bersama warga menuju lokasi. "Satu jam perjalanan menggunakan
motor ke lokasi,"terangnya.
Berkaitan dengan kejadian ini, sejumlah anggota diterjunkan kembali ke
lokasi karena ada petani tengah bermalam dan sendirian.
Pantauan di Rumah Sakit Daerah Besemah, korban disemayamkan di kamar jenazah
lalu diurus untuk dibawa keluarga ke Desa Karang Dalam untuk dimakamkan.
Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni SH mengucapkan turut.berduka cita atas
musibah yang menimpa korban."Kami turut berduka cita atas kejadian
ini."tandasnya kepada kakak korban saat di rumah sakit.
Sementara Kapolres Pagaralam.AKBP. Dolly Gumara S.Ik.MH membenarkan kalau ada korban karena dimangsa
harimau. “Ya betul ada korban dimangsa harimau, jasadnya sudah dievakuasi ke
rumah sakit, untuk selanjutnya disemayamkan di rumah duka,’ ujarnya, Kamis
95/12).
Kapolres mengimbau kepada petani yang ada disekitar gunung Dempo terutama
yang berada disekuitar hutan lindung Dusun Tebat Benawa Kelurahan Panjalang
Keamatan. Dempo Selatan Kota Pagaralam untuk meninggal kebun dan kembali rumah,
demi keselamatan jiwa. (Repi)
