Notification

×

Tag Terpopuler

Hindari Kebocoran Retribusi 2020 Pedagang Bayar Non Tunai

Monday, December 16, 2019 | Monday, December 16, 2019 WIB Last Updated 2019-12-16T03:26:57Z

PALEMBANG, SP - Target retribusi pasar yang selalu patok cukup besar setiap tahunnya dipastikan PD Pasar Palembang Jaya tahun depan akan tercapai. Sebab dengan diberlakukannya cashless pembayaran uang retribusi oleh pedagang kepada petugas akan lebih efektif dibandingkan dengan karcis.

Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal mengatakan, semua pasar tradisional Kota Palembang akan menggunakan e-Retribusi atau cashless mulai 2020. Ia memastikan pembayaran retribusi non tunai ini dapat lebih mempermudah pedagang bayar dibandingkan dengan karcis.

"BSB Cash ini sebagai sarana penarikan retribusi. Para pedagang akan segera terbiasa dengan sistem ini. Hal ini juga untuk menjaga transfaransi retribusi yang masuk," katanya, usai Launching e-Retribusi di Pasar Cinde, Jumat (13/12/2019).

Selain Pasar Cinde, e-Retribusi juga akan diterapkan di Pasar KM 5 dan Pasar Lemabang juga pasar lainnya. Pihaknya akan mengevaluasi hal yang mesti diperbaiki setelah menggunakan sistem ini. Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada para kepala pasar dan pedagang mengenai pembayaran retribusi secara non tunai.

"Penarikan retribusi ininada harian, bulanan dan tahunan, yang harian itu Rp 5000 perhari. Sementara tahunan dan bulanan tergantung dengan apa yang mereka jual," katanya.

Dengan jumlah 19 pasar tradisional terdiri dari sekitar 9000 los dan 9000 lapak yang ada di Kota Palembang setiap hari ditagih reribusinnya, maka dengan sistem e-Retribusi akan lebih mempermudah.

"Target kita e-Retribusi ini per 1 Januari  sudah berlaku disemua pasar di kota Palembang. Dan ini jadi motivasi untuk kita mewujudkannya, sehingga dari Bank Sumsel Babel juga bisa secepatnya,"

Seperti diketahui, target retribusi PD Pasar tahun ini Rp12 miliar. Hanya saja baru tercapai Rp8 miliar. Dengan waktu yang sudah sangat terbatas dimungkinkan akan sulit untuk mencapai target. "Dengan sistem ini, jika semua pasar menerapkan ini akan lebih transfaran lagi," katanya.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Pasar Cinde, Muslimah mengatakan, ia akan mendukung kebijakan pemerintah dalam membayar retribusi pasar perhari ini. Ia berharap tidak ada lagi penagihan retribusi yang tidak sesuai dengan aturannya.

"Sehari itu total bayar Rp15000 - Rp17000. Mulai dari keamanan, kebersihan, beda-beda. Ya semoga akhirnya lebih meringankan pedagang," katanya. (Ara)
×
Berita Terbaru Update