Notification

×

Tag Terpopuler

Hujan Semalaman, SDN 162 Palembang Terendam Banjir

Friday, December 20, 2019 | Friday, December 20, 2019 WIB Last Updated 2019-12-20T02:45:17Z

Tampak seorang siswa SD Negeri 162 Palembang mendapati ruang kelasnya terendam banjir, (foto/net)
PALEMBANG, SP - Hujan deras mengguyur Kota Palembang sejak Rabu (18/12) malam hingga Kamis (19/12) pagi mengakibatkan beberapa titik di Kota Palembang terendam banjir. Belasan sekolah pun terdampak akibat hujan deras tersebut.

Seperti di salah satu Sekolah Dasa Negeri 162 Palembang. Akibat hujan deras yang melanda, sebanyak 13 ruang kelas di sekolah ini lpuh total akibat direndam banjir.

Pantauan dilapangan, banjir setinggi pinggang orang dewasa tampak menggenangi sekolah yang berdiri di kawasan rawa, tepatnya berada Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang.

Kepala SDN 162 Palembang, Nungcik mengatakan, ini merupakan banjir tertinggi dari tiga kali banjir di tahun ini, terlebih kondisi sekolah memang rendah sehingga mengakibatkan13 ruang kelas terendam banjir.

"Bisa dilihat sendiri bajir di sekolah ini hampir sepinggang orang dewasa, kira-kira satu meter. Dengan kejadian ini terpaksa kita merumahkan siswa untuk sementara," ujar Nungcik, Kamis (19/12/2019).

Sementara itu, Siti Fadilah yang merupakan siswa di SDN 162 Palembang kecewa atas banjir yang melanda tempatnya mencari ilmu. "Tadi datang ke sekolah, tapi ketika lihat ruangan kelas kami banjir jadi libur," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua RT 05 RW 01 Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning Palembang, Rahman mengatakan, di wilayahnya memang sering terjadi banjir karena kondisi tanah rendah.

"Kami berharap fasilitas umum seperti sekolah bisa diprioritaskan untuk dilakukan perbaikan, sehingga jika hujan lebat mereka tetap bisa bersekolah," tambahnya.

Rahaman juga menyebutkan, kendati terdapat kolam retensi di wilayahnya, namun kolam retensi yang ada nyatanya tidak mampu menampung debit air yang tinggi akibat hujan lebat.

Sementara itu, Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Palembang, Bahrin mengatakan, jika SD Negeri 162 Palembang menjadi salah satu sekolah yang terdampak banjir karena hujan deras.

"Kami mengambil kebijakan bahwa sekolah yang terkena banjir dan tak memungkinkan untuk belajar maka diperbolehkan merumahkan sementara siswanya," jelasnya.

Dikatakan Bahrin, untuk mengantisipasi pergantian musim, seluruh kepala sekolah yang lokasi sekolahnya termasuk daerah rawan banjir atau bencana alam untuk siaga dan waspada. 

"Semua barang dan dokumen penting agar diletakkan atau disimpan di tempat yang aman," katanya.(dee)

×
Berita Terbaru Update