Notification

×

Tag Terpopuler

Miris, IRT Turut Jual Narkoba

Wednesday, March 04, 2020 | Wednesday, March 04, 2020 WIB Last Updated 2020-03-04T03:26:38Z
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyaji Memperlihatkan Barang Bukti Narkoba Hasil Tangkapan Selama Satu Bulan Terakhir (foto/ist)
PALEMBANG, SP – Selama Februari 2020, jajaran Satresnarkoba Polrestabes Palembang sukses meringkus 42 tersangka dengan barang bukti belasan kilogram narkoba yang terdiri ganja seberat 12 kilogram, 500 butir ineks, dan sabu seberat 1 kilogram.

Hal itu ditegaskan Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyaji saat gelar kasus di halaman Mapolrestabes Palembang, Selasa (3/3) kemarin. Ditegaskan dia, bongkar kasus narkoba ini sebagai jawaban atas keresahan masyarakat Kota Palembang.

“Kita memberikan jawaban atas keluhan masyarakat jika Palembang sudah gawat darurat narkoba. Nah selama satu bulan terakhir ini kita berhasil mengamankan pengedar, bandar, hingga pemakai narkoba,” ijar kapolrestabes kepada awak media, kemarin.

Tegas dia, jajarannya berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba terhadap masyarakat. Rilis tangkapan ini diharapkan bisa mengurangi peredaran narkoba di tengah-tengah masyarakat Kota Palembang.

Dia menyanyangkan setiap bulannya, penangkapan terhadap bandar narkoba maupun penggunanya selalu mengalami peningkatan. Bahkan yang membuat dia miris, pemakai narkoba ini tidak hanya didominasi kaum laki-laki, namun tak sedikit juga penggunanya adalah perempuan.

“Kita sangat miris karena peningkatan tiap bulannya. Yang jualan narkoba juga bahkan ada ibu rumah tangga, ini menjadi respon kita agar narkoba benar-benar hilang peredarannya, kita tak memandang jenis kelamin, semua kita tangkap,” tegas Kompes Pol Amon Setyaji.

Sementara itu, RA (47) warga Tangga Buntung Kecamatan Gandus Palembang salah satu tersangka yang turut diciduk mengatakan dia terpaksa menjadi kurir narkoba karena kebutuhan ekonomi.

“Saya terpaksa Pak, karena untuk kehidupan saya sehari-hari terpaksa saya jadi kurir narkoba, karena cari uang sehari-hari sulit sekali. Ini saya jualan narkoba karena yang beli sangat banyak” ujar ibu rumah tangga ini. (fan)
×
Berita Terbaru Update