Belum Mendapatkan Bantuan, Tunawicara Datangi Posko Pengaduan PWI


MUBA, SP - Setelah PWI Muba membuka Posko pengaduan, ternyata berdampak positif kepada warga terdampak dan warga tidak mampu sebagai tempat melapor dan meminta solusi akibat tidak mendapatkan bantuan terutama disaat kondisi sedang dilanda Covid 19. Bukan hanya warga tidak mampu yang mendatangi Posko Pengaduan PWI Peduli, salah satu Tunawicara asal Lawang Wetan juga mendatangi posko Pengaduan tersebut, (13/5/2020).

Dari hasil pantauan di Posko sejak pukul 10.00wib, warga mulai berdatangan untuk konsultasi, dan bagi mereka yang tidak.menggunakan masker langsung diberikan masker sebelum memasuki Posko Pengaduan.

Ketua PWI Muba Herlin SH melalui Romi Rohani ST selaku Ketua PWI Peduli mengatakan, sangat senang dengan terobosan posko Peduli ini, "ternyata posko ini sangat  berfungsi dan dapat menjadi jembatan membantu warga yang layak menerima namun tidak mendapatkan bantuan, semoga apa yang rekan-rekan media yang tergabung di PWI lakukan dapat bermanfaat bagi orang banyak," jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk data dan laporan akan di teruskan ke Dinsos Muba, kemudian akan di gerakan Satgas Posko Pengaduan PWI Muba untuk ditelusuri langkah selanjutnya, jika memang layak dapat akan diperjuangkankan.

Sementara, Rusdi (Tunawicara) warga Desa Simpang Sari Kecamatan Lawang Wetan Kabupaten Muba di dampingi Rudi Hartono wartawan di Muba yang datang kekantor PWI mengatakan, untuk Rusdi tidak pernah mendapatkan bantuan, oleh karena itu dirinya berharap dengan datang Ke Posko Pengaduan PWI Muba ini kedepannya Rusdi mendapatkan haknya, "apalagi berdasarkan edaran, disabilitas di prioritaskan untuk di bantu, semoga dengan datang kesini keluhan dapat di salurkan dan di ada jalan keluarnya," harapnya.

Senada, Sisi salah satu warga Gajah Mati juga mengeluhkan hal yang sama, hingga hari ini belum ada menerima bantuan. (ch@)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.