Notification

×

Tag Terpopuler

Setahun Kepemimpinan, Ratu Dewa Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif dalam RKPD 2027 dan Perbaikan

Thursday, February 19, 2026 | Thursday, February 19, 2026 WIB Last Updated 2026-02-19T07:36:01Z


PALEMBANG,SP – Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota Palembang Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam pada 20 Februari 2026, komitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan kembali ditegaskan.


Ratu Dewa mengatakan, peringatan satu tahun kepemimpinannya akan dilaksanakan secara sederhana. Ia menegaskan, perayaan tidak dilakukan secara berlebihan karena masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan ke depan.


“Kita sudah koordinasi dengan Sekda Aprizal Hasyim. Perayaannya sederhana saja, buka bersama anak panti asuhan dan siraman rohani dengan doa bersama,” ujar Dewa usai membuka Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Palembang Tahun 2027 di Ruang Rapat Parameswara, Kamis (19/02/2026).


Menurutnya, masih ada sejumlah sektor yang menjadi fokus pembenahan, di antaranya pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.


Dalam kesempatan tersebut, Dewa menekankan bahwa forum konsultasi publik RKPD memiliki arti penting dan strategis. RKPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan tahunan sebagai penjabaran dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sekaligus menjadi dasar penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


“RKPD 2027 bukan sekadar dokumen perencanaan, tetapi momentum untuk memastikan pembangunan dilaksanakan secara partisipatif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.


Sebagai ibu kota Provinsi Sumatera Selatan, Palembang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sejumlah indikator makro pun menunjukkan tren positif.


Laju pertumbuhan ekonomi Kota Palembang selama periode 2022–2024 konsisten berada di atas 5 persen. Hingga Triwulan III tahun 2025, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 5,82 persen.


Angka kemiskinan juga berhasil ditekan dari 9,77 persen pada 2024 menjadi 9,04 persen pada 2025. Secara absolut, jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 11,28 ribu orang.


Sementara itu, inflasi tahun 2025 secara year on year tercatat 2,92 persen, masih berada dalam rentang target nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 83,27 dan masuk kategori sangat tinggi. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga turun menjadi 6,81 persen.


Kabar baik lainnya datang dari penanganan stunting yang menunjukkan penurunan signifikan, dari 18,90 persen pada 2023 menjadi 10,60 persen pada 2024.


Meski berbagai capaian tersebut menggembirakan, Ratu Dewa mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tidak cepat berpuas diri. Ia menilai tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari penguatan ekonomi daerah, pengendalian inflasi, pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan infrastruktur dan ketahanan lingkungan.


“Semua ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.


Pemerintah Kota Palembang, lanjut Dewa, terus menjalankan program unggulan seperti Palembang Sehat, Palembang Cerdas, Palembang Peduli, Palembang Gercep, dan Palembang Belagak yang dijabarkan dalam 38 kegiatan prioritas.


Melalui forum konsultasi publik tersebut, ia berharap lahir rumusan prioritas pembangunan yang tepat sasaran, realistis, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan Palembang Berdaya dan Palembang Sejahtera yang berkelanjutan. (Ara)

×
Berita Terbaru Update