Bupati Muratara Lepas Bansos Terdampak Covid-19

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat Didampingi Dandim dan Kapolres Meninjau Truk Pengangkut Bantuan Sembako yang akan Disebar keseluruh Pelosok  Muratara
MURATARA, SP - Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Gugus Tugas  Penanganan Covid-19 menyalurkan Bansos Sembako kepada masyarakat  terdampak wabah Covid-19.

Upacara pelepasan bantuan di pimpin Bupati Muratara HM Syarif Hidayat yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara di halaman kantor Pemkab setempat, Selasa (5/5).

Bantuan yang disalurkan tersebut  jumlahnya mencapai 20.300 paket untuk dibagikan kepada masyarakat di 7 Kecamatan dalam  Kabupaten Muratara.

Dandim 0406 MLM  Letkol Aan Setiawan INF, yang juga Wakil Ketua Gugus Tugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Muratara menambahkan penyaluran perdana bantuan terdampak Covid-19 di Bumi Berselang Serundingan  diawali dari Kecamatan Rupit kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Karang Jaya dan terus hingga tujuh kecamatan. 

Menurutnya penyaluran dilakukan dengan sistem  Door to Door  atau dari rumah ke rumah akan tetapi ada sebagian desa, yang tidak bisa dilakukan secara langsung dikarenakan kendaraan roda empat  tidak bisa sampai ke desa tersebut sehingga disepakati dibagikan kepala desanya.

Menurutnya sasaran bantuan sosial adalah masyarakat terdampak yang memenuhi beberapa kriteria yang sudah ditetapkan yakni bukan penerima PKH/BPNT, bukan penerima BLT Pusat maupun BLT Dana Desa, bukan Pekerja Tetap (seperti ASN, TNI, Polri, anggota DPRD, kepala desa, Ketua BPD atau pekerja tetap lainnya, yang sudah tercantum pada daftar miskin baru yang disediakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas Utara.

Adapun isi paket Sembako berupa beras 8 Kg, gula 2 Kg, minyak goreng 1 liter, dan mi instan 20 bungkus.

“Penerima sesuai daftar akan didatangi satu persatu dengan tujuan untuk  mengurangi penumpukan massa, sekaligus memverifikasi kelayakan penerima,” katanya.

Dikatakan Dandim, apabila menurut tim yang bersangkutan diputuskan tidak layak menerima, maka paket tersebut akan ditarik ke Posko Induk. Jika ada masyarakat yang merasa berhak, tetapi belum menerima, maka akan dicatat untuk didaftarkan terlebih dahulu, untuk selanjutnya paket untuk yang bersangkutan akan disusulkan hari berikutnya.

Dandim mengimbau masyarakat untuk mempercayakan proses pendistribusian kepada petugas, dan apabila ada permasalahan di lapangan dapat disampaikan kepada petugas dengan cara yang baik untuk dicarikan penyelesaian yang tepat. Kepada para petugas pendistribusian juga diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan melayani masyarakat dengan simpatik.

Diharapkan tugas mulia ini dapat didukung bersama-sama dan dijauhkan dari kepentingan lain, selain tujuan membantu masyarakat terdampak Covid-19.

“Mari kita berdoa kira Allah menjauhkan kita dari Pandemi Corona ini. Tetap patuhi protokol kesehatan jaga jarak, selalu cuci tangan dengan sabun, selalu pakai masker bila keluar rumah, dan lakukan prilaku hidup sehat,” ujarnya. (zm)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.