Maling Motor untuk Biaya Persalinan

Tersangka Pencurian Motor, Rifki, Bersama Barang Bukti Yang Diamankan Di Mapolsek Talang Kelapa (foto/do)
PALEMBANG, SP – Sebagai pencuri motor,  Rifki (32), warga Palembang, sangatlah amatir. Saat beraksi, pekerja bengkel ini kedapatan warga dan polisi saat mendorong motor curiannya di kawasan Gasing Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin. Tak ayal dia pun diringkus.

Ya, dia baru saja menggasak motor Yamaha Vixion di perumahan Griya Permai Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Kamis (14/5) kemarin. Kapolsek Talang Kelapa, Kompol Masnoni, Kamis (14/5) mengatakan modus dari tersangka yakni memantau terlebih dahulu situasi di sekitar TKP.

Melihat situasi aman lantas pelaku langsung mengambil motor Vixion milik korbannya dengan menggunakan kunci T. Sialnya, setelah berhasil merusak kunci motor korban menggunakan kunci T, motor yang dicuri oleh tersangka tidak bisa hidup setelah beberapa kali dihidupkan.

Akhirnya tersangka berinisiatif untuk mendorong motor tersebut dengan alasan harus membawa motor tersebut dalam keadaan apapun. Ketika mendorong kendaraan tersebut, tersangka dipergoki oleh warga dan polisi yang sedang lewat di sekitaran perumahan tersebut.

“Aku sudah sering mantau situasi di sana, memang rencana mau maling motor. Baru sekali inilah aku maling, motor itu dak bisa hidup waktu sudah aku rusak kuncinya, terpaksa aku dorong saja motor itu,” ujar tersangka. 

Dari pengakuannya, tersangka terpaksa mencuri motor karena terlilit hutang oleh seseorang. "Orang itu terus nagih ke aku dak tau harus berbuat apa, itulah aku mencuri motor," kata Riki saat diamankan di Polsek Talang Kelapa.

Menurut ayah dua orang anak ini, ia dan istrinya yang sedang mengandung anak ketiga mereka mempunyai hutang enam juta rupiah kepada seseorang. Tersangka yang hanya bekerja sebagai tukang bengkel tidak mampu membayar hutang tersebut. “Istri lagi hamil pak, tidak ada uang untuk biaya persalinan,” singkat dia. (do)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.