Positif Corona di Sumsel Melonjak

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto
- Jadi 441 Orang

PALEMBANG, SP - Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Sumsel, Yusri mengatakan per Kamis (14/5) terjadi penambahan 119 kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumsel.

“Ya benar, ada penambahan 119 pasien positif Covid-19 di Sumsel, dengan penambahan ini total positif di Sumsel jadi 441 orang,” katanya.

Menurutnya, penambahan 119 orang ini berasal dari sebaran zona merah.

Sedangkan Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, mengumumkan data terbaru terkait pasien dan kasus Covid-19 di Indonesia. 

Berdasarkan data pemerintah hingga Kamis (14/5) pada pukul 12.00 WIB, diketahui ada penambahan 568 kasus Covid-19 dalam 24 jam terakhir. 

Dengan demikian, hingga saat ini total ada 16.006 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak kasus pertama diumumkan pada 2 Maret 2020. Hal ini diumumkan Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Kamis sore. 

"Hari ini kami dapatkan (penambahan pasien) 568 orang, sehingga totalnya ada 16.006 orang," kata Achmad Yurianto. 

Menurut Yurianto, pemerintah memastikan konfirmasi kasus positif dengan dua metode, yaitu tes polymerase chain reaction (PCR) yang dilakukan secara real time dan metode tes cepat molekuler. Ada 15.794 orang yang hasilnya positif berdasarkan tes PCR. Sedangkan berdasarkan tes cepat molekuler, ada 212 yang dipastikan positif virus corona. 

Data pemerintah juga memperlihatkan bahwa ada penambahan 231 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam sehari. 

Pasien sudah sembuh setelah dua kali pemeriksaan berdasarkan polymerase chain reaction (PCR) memperlihatkan hasil negatif virus corona. Penambahan itu  menyebabkan total pasien Covid-19 yang sembuh ada 3.518 orang. 

Namun, ada kabar duka dengan masih adanya penambahan pasien Covid-19 yang tutup usia. Diketahui, ada 15 pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam periode 13 - 14 Mei 2020. "Sehingga (total) menjadi 1.043 orang," ujar Yurianto. (dor) 

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.