Pelaku Pembunuhan Sujono di Lorong Jambu Serahkan Diri


PALEMBANG, SP - M Robby (25) salah satu pelaku pembunuhan yang menewaskan Sujono alias Tono (54), di Jalan Kadir TKR Lorong Jambu, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus beberapa hari lalu menyerahkan diri ke Polsek IB II Selasa (28/7) sekitar pukul 10.00 .

Dihadapan polisi M Robby mengatakan sebelum korban tewas dikeroyok, korban terlebih dahulu datang ke rumah tersangka dengan membawa dua buah parang hingga melukai kakaknya Toni Afrizal (33) dan Mustopa (68) karena sabetan parang yang dibawa korban.

Hal itulah yang membuat Robby marah sehingga ia dan kakak dan ayahnya datang ke rumah korban dan terjadilah keributan di rumah korban.

“Sebelum dio (korban) kami keroyok, dio dulu datang ke rumah kami bawa dua buah parang. Dio ngapak kakak aku samo parang dio. Kalau bapak aku waktu itu idaman melok melok cuma nak misahke pas kejadian. Aku denger korban datang dan kakak aku keno kapak. Itulah yang buat aku marah jadi aku datangi ke rumah korban, bapak dengan kakak aku pas aku ke rumah korban itu nak misahke bukan bak melok – melok, ” katanya saat di temui di Polsek IB II, Selasa (28/7).

 

Diakui Robby karena kesal itulah ia pun langsung mengejar korban hingga masuk ke rumah korban untuk mencari korban. Saat di dalam rumah korban terjadilah aksi pengeroyokan hingga menyebabkan korban tewas.

“Aku datang ke rumah korban langsung aku tebas leher dio dari belakang. Dari pado keluarga aku mati lemaklah dio yang mati. Tapi bapak aku idak melok – melok dio ngejer aku itu nak misahke. Bahkan aku jugo sempet keno bacokan parang korban di tangan samo punggung kareno korban sempat melawan, ” katanya.

Setelah membacok korban ia pun langsung kabur lewat pintu belakang dan berenang melewati rawa – rawa. Sedangkan parang yang digunakan langsung dibuang.

“Aku belari dari belakang ngelewati rawa – rawa terus naik ojek aku pergi ke rumah kawan yang di mata merah dan sembunyi disana, ” katanya.

Sewaktu dirumah temannya ia pun berinisiatif untuk menyerahkan diri. “Aku nyerahke diri kareno berani berbuat berani bertanggungjawab. Aku jugo nyesel dengan kejadian ini namun nak cakmano lagi sudah kesel samo korban dan ado masalah lain sebelumnyo, ” katanya.

Diakui tersangka, sebelum peristiwa pembunuhan terjadi ada persoalan lain yakni perselingkuhan antara korban dan kakak perempuannya. Bahkan, perselingkuhan tersebut hingga membuahkan benih cinta seorang anak yang saat ini sudah berusia tiga bulan.

“Sudah kami minta baik – baik agar korban mau bertanggungjawab, bahkan ayuk aku pernah minta untuk beli susu dan perlengkapan anaknya. Maksud kami baik – baik bae, dan biar ado kejelasan untuk ayuk aku tapi korban ini idak galak malah nantang, ” katanya.

Sementara itu, Kapolsek IB II Kompol Dudi Novery di dampingi Kanit Reskrim Iptu Firman mengatakan,  tersangka ini usai kejadian melarikan diri ke Betung, Kabupaten Banyuasin lalu ke Merah Mata.

“Memang tersangka ingin menyerahkan diri saat dia ada di Merah Mata kami jemput dan bawa ke Polsek setelah itu kami serahkan ke Polrestabes karena perkara ini ditangani Polrestabes Palembang, ” katanya.(DOR)

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.